0

Mengenal Beberapa Prinsip Utama Ultralight Hiking

Ilustrasi (Mounture.com/Rangga)

Mounture.com — Tren pendakian ultralight belakangan ini mulai dikenal. Hal ini dikarenakan teknik ultralight hiking terbilang lebih ringkas jika dibandingkan dengan teknik pendakian konvensional.

Adapun ultralight hiking memiliki beberapa prinsip utama yang diterapkan. Hal itu dianggap sebagai faktor utama untuk melakukan ultralight hiking maupun ultralight backpacking.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa prinsip utama ultralight hiking.

1. Mengurangi bobot perlengkapan

Prinsip pertama yang bisa dilakukan adalah dengan mengurangi bobot perlengkapan mendaki yang akan dibawa. Semua item backpacking yang akan dibawa ini harus memiliki bobot yang jauh lebih ringan. Pendaki bisa juga menggantinya dengan gear atau peralatan yang jauh lebih minimalis dan multifungsi.

2. Menimbang peralatan

Memiliki persamaan dengan pendakian konvensional, ultralight hiking juga menerapkan prinsip menimbang semua peralatan. Pendaki yang ingin mendaki harus menimbang semua peralatan yang akan dibawa.

Selanjutnya, pendaki perlu mencatat beban barang yang akan dibawa dengan tujuan untuk melakukan pemilahan perlengkapan mana yang bisa dikurangi paling banyak jika dilihat dari bobotnya.

3. Pengaturan secara mendetail

Prinsip ini dianjurkan untuk pendaki agar bisa mempraktikkan teknik ini agar bisa mempertimbangkan secara cermat barang apa yang bisa hanya untuk sekali pakai. Jika mendaki untuk waktu yang cukup lama, maka perhitungkan secara tepat kebutuhan kalian dalam pendakian.

Perlu dipertimbangkan mengenai makanan, bahan bakar untuk memasak, dan perlengkapan lainnya.

Baca juga: Kiat Memilih Peralatan Ultralight Hiking

4. Perlengkapan bersama

Prinsip ini bisa diterapkan dengan teman pendakian lainnya, di mana peralatan bersama bisa dimanfaatkan secara kelompok. Adapun peralatan yang bisa digunakan bersama, seperti kompor untuk memasak, tenda, dan lainnya sesuai dengan kebutuhan kelompok pendakian.

5. Perlengkapan multifungsi

Penggunaan perlengkapan yang multifungsi juga menjadi prinsip ultralight hiking, yang mana perlengkapan tersebut bisa meringkas peralatan yang dibawa. Sebagai contoh, peralatan umum yang multifungsi, seperti jas ujan yang bisa digunakan untuk bivak atau tenda.

Baca juga: Ini Perbedaan Pendakian Ultralight dan Tradisional

6. Perlengkapan mendaki yang lebih sedikit

Melakukan efisiensi dalam membawa perlengkapan juga merupakan salah satu teknik ultralight hiking. Membawa perlengkapan yang diperlukan ini bisa mengurangi bobot tas, dan membuat perjalanan lebih ringkas dan tidak melelahkan.

Kendati demikian, melakukan efisiensi barang bawaan ini memiliki risiko yang cukup tinggi jika tidak dibarengi dengan kemampuan maupun pengetahuan mengenai berkegiatan di alam bebas.

7. Perlengkapan khusus ultralight

Saat ini, perlengkapan ultralight sudah banyak tersedia, namun memiliki harga yang sangat mahal jika dibandingkan dengan peralatan biasa.

8. Meningkatkan kekuatan fisik

Teknik ultralight hiking ini tidak direkomendasikan atau tidak cocok untuk pendaki pemula. Sebab, teknik tersebut memerlukan kemahiran dalam penerapan teknik pendakian konvensional terlebih dulu.

Teknik ultralight ini tidak bisa dilakukan cara sembarangan karena membutuhkan skill, kekuatan dan juga ketahanan tubuh. Melatih performa dan kekuatan tubuh Anda dengan cara terus berolahraga. (MC/LS)