
Foto: Instagram/@gunungleusernationalpark
Mounture.com — Gunung Leuser menjadi salah satu destinasi pendakian paling menantang di Indonesia. Gunung dengan ketinggian 3.381 mdpl ini berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), yang dikenal sebagai salah satu kawasan konservasi terpenting di Asia Tenggara.
Selain ketinggiannya, Gunung Leuser juga terkenal sebagai gunung dengan jalur pendakian terpanjang di Indonesia, dengan karakteristik trek yang unik dan masih sangat alami.
Untuk mencapai puncak Gunung Leuser, pendaki dapat memilih beberapa jalur, di antaranya jalur Kedah (rekomendasi utama), jalur Agusan (lebih panjang dan memakan waktu lebih lama), jalur Meukek (sangat curam dan membutuhkan peralatan khusus), dan jalur Khansa.
Dari beberapa jalur tersebut, jalur Kedah menjadi yang paling umum digunakan karena relatif lebih aman dan memiliki akses yang lebih jelas.
BACA JUGA: Biaya Thru-Hike Bisa Bikin Gagal! Ini Cara Mengatur Budget agar Tidak Pulang di Tengah Jalan
Jalur Kedah berada di Desa Penosan Sepakat, Kecamatan Blangjerango, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Dari basecamp hingga puncak, jalur ini memiliki total jarak sekitar 51 kilometer.
Menariknya, sekitar 47 kilometer di antaranya merupakan kawasan hutan primer yang masih sangat alami. Trek ini biasanya ditempuh dalam waktu 7 hingga 8 hari perjalanan menuju puncak.
Sepanjang jalur Kedah, aktivitas pendaki tergolong sangat jarang. Jalur ini bahkan dikenal sebagai jalur satwa liar karena menjadi habitat berbagai hewan seperti harimau, rusa, kijang, hingga kambing hutan.
Pendakian Gunung Leuser melalui jalur Kedah umumnya memakan waktu hingga 13 hari perjalanan pulang-pergi. Berikut estimasi perjalanannya:
– Hari 1: Kedah – Simpang Air (±5,5 km)
– Hari 2: Simpang Air – Puncak Angkasan (±4,5 km)
– Hari 3: Puncak Angkasan – Lintasan Badak (±5,5 km)
– Hari 4: Lintasan Badak – Blang Beke/Padang Rumput (±7 km)
– Hari 5: Blang Beke – Kolam Badak (±6 km)
– Hari 6: Kolam Badak – Bipak Kaleng (±8 km)
– Hari 7: Bipak Kaleng – Lapangan Bola (±8,5 km)
– Hari 8: Lapangan Bola – Puncak Leuser (±6 km)
– Hari 9–13: Turun kembali ke Kedah (±51 km)
Dengan durasi panjang, medan berat, serta minimnya fasilitas di jalur, pendakian Gunung Leuser via Kedah hanya direkomendasikan untuk pendaki berpengalaman dengan persiapan matang.
Selain fisik yang prima, pendaki juga perlu memperhatikan logistik, navigasi, serta potensi pertemuan dengan satwa liar.
Namun di balik tantangan tersebut, Gunung Leuser menawarkan pengalaman eksplorasi alam liar yang masih sangat murni—sesuatu yang semakin langka ditemukan di jalur pendakian lain di Indonesia.
(mc/st)





