6 Hal yang Wajib Diperhatikan saat Membawa Tenda untuk Pendakian Gunung

Tenda Mounture

Mounture.com — Saat melakukan pendakian gunung, tenda menjadi salah satu perlengkapan penting yang wajib dibawa oleh pendaki. Selain berfungsi sebagai tempat beristirahat, tenda juga menjadi perlindungan utama dari cuaca dingin, hujan, hingga angin di area pegunungan.

Karena memiliki fungsi vital, pemilihan dan penggunaan tenda saat mendaki gunung tidak boleh dilakukan sembarangan. Pendaki juga perlu memahami cara membawa, mendirikan, hingga membongkar tenda dengan benar agar tetap nyaman dan aman selama perjalanan.

Berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat membawa tenda untuk pendakian gunung.

1. Perhatikan Cara Packing Tenda

Ukuran tenda yang cukup besar sering membuat pendaki kesulitan saat packing barang ke dalam carrier.

Cara paling praktis adalah dengan membongkar tenda dari tas bawaannya terlebih dahulu. Setelah itu, lipat bagian kain tenda dan masukkan ke dalam carrier agar lebih hemat ruang.

Sementara frame atau rangka tenda bisa ditempatkan di bagian samping tas carrier agar lebih mudah dibawa dan tidak memakan banyak tempat di dalam tas.

2. Jangan Lupa Membawa Lap Kering

Sebelum mendaki gunung, pastikan membawa lap kering atau kain microfiber seperti kanebo.

Perlengkapan sederhana ini sangat berguna untuk membersihkan bagian dalam maupun luar tenda, baik saat akan mendirikan maupun membongkar tenda.

Lap kering juga membantu membersihkan sisa air hujan atau embun agar tenda tidak terlalu lembap saat disimpan kembali.

BACA JUGA: Pertolongan Pertama saat Terjatuh di Pendakian Gunung, Jangan Panik dan Tetap Tenang

3. Pilih Lokasi yang Tepat Saat Mendirikan Tenda

Saat mendirikan tenda, pilihlah area yang memiliki permukaan datar agar posisi tidur lebih nyaman dan aman. Jika lokasi dipenuhi batu kecil atau ranting, sebaiknya bersihkan terlebih dahulu agar tidak merusak bagian dasar tenda.

Selain itu, saat mendaki dalam kondisi hujan, pendaki juga disarankan membuat saluran air kecil di samping tenda untuk mencegah genangan air masuk ke bawah tenda.

4. Hindari Memasak di Dalam Tenda

Beberapa pendaki masih sering memasak di dalam tenda dengan alasan menghindari udara dingin di luar. Padahal, aktivitas tersebut sangat berbahaya karena material tenda mudah terbakar.

Selain risiko kebakaran, memasak di dalam tenda juga dapat memicu penumpukan asap dan mengurangi sirkulasi udara di dalam tenda.

BACA JUGA: Bukit Mongkrang Karanganyar, Destinasi Pendakian Favorit dengan View Gunung Lawu

5. Jangan Merokok di Dalam Tenda

Selain memasak, merokok di dalam tenda juga tidak disarankan.

Percikan abu rokok yang beterbangan dapat menyebabkan lubang kecil pada lapisan tenda. Tidak hanya itu, asap dan bau rokok biasanya akan menempel cukup lama di bagian dalam tenda.

Kondisi tersebut tentu membuat tenda menjadi kurang nyaman digunakan kembali saat pendakian berikutnya.

6. Bersihkan Tenda saat Dibongkar

Saat akan membongkar tenda, usahakan dilakukan di area yang datar dan tidak basah. Proses pembongkaran juga akan lebih mudah jika dilakukan oleh dua orang.

Sebelum dilipat, biasakan membersihkan bagian dalam tenda terlebih dahulu dengan mengarahkan seluruh kotoran menuju pintu tenda.

Jika terdapat noda cair atau lumpur, segera bersihkan menggunakan lap kering atau kanebo agar tidak meninggalkan bercak maupun bau lembap.

Selain itu, pasak dan frame tenda juga perlu dibersihkan, terutama setelah terkena hujan, agar tidak mudah berkarat dan tetap awet digunakan.

(mc/pd)