Pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo, Jalur Penuh Situs Candi dengan Panorama Menawan

Foto: Instagram/@fgyardnsyh

Mounture.com — Gunung Penanggungan menjadi salah satu gunung favorit pendaki di Jawa Timur yang menawarkan pengalaman unik. Bukan hanya menyuguhkan panorama alam yang indah, gunung dengan ketinggian 1.653 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini juga memiliki banyak situs candi bersejarah di sepanjang jalur pendakiannya.

Gunung Penanggungan sendiri berada di dua wilayah, yakni Kabupaten Mojokerto di sisi barat dan Kabupaten Pasuruan di sisi timur. Gunung ini dikenal sebagai destinasi pendakian yang cocok untuk pemula maupun pendaki berpengalaman karena memiliki beberapa pilihan jalur.

Salah satu jalur yang cukup populer adalah jalur Jolotundo yang berada di Kecamatan Ngoro, Mojokerto. Pendakian melalui jalur Jolotundo dimulai dari kawasan Candi Jolotundo yang juga menjadi lokasi registrasi pendakian.

Di pos awal ini, pendaki bisa melakukan registrasi, pemeriksaan perlengkapan, dan mengisi ulang persediaan air. Suasana di sekitar Candi Jolotundo yang asri membuat perjalanan pendakian terasa lebih menarik sejak awal.

BACA JUGA: Ramalan Zodiak Pendaki Mei 2026: Ada yang Cocok Naik Gunung, Ada Juga yang Harus Tunda Summit

Salah satu daya tarik utama jalur ini adalah keberadaan sejumlah situs candi yang dilewati selama perjalanan menuju puncak.

Dari pos perizinan, perjalanan menuju Candi Bayi membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam.

Setelah itu, pendaki melanjutkan perjalanan menuju Candi Putri sekitar 1 jam, Candi Pura sekitar 20 menit, Candi Gentong sekitar 10 menit, dan Candi Shinta sekitar 5 menit.

Keberadaan situs-situs kuno tersebut membuat jalur pendakian Gunung Penanggungan terasa berbeda dibanding gunung lainnya di Jawa Timur.

Meski memiliki ketinggian yang tidak terlalu ekstrem, jalur pendakian Gunung Penanggungan via Jolotundo tetap membutuhkan kehati-hatian.

Pendaki akan menemukan jalur bebatuan, kontur menanjak, dan tanah gembur yang licin. Karena itu, pendaki disarankan menggunakan alas kaki yang nyaman dan memiliki grip kuat agar tidak mudah terpeleset.

Perjalanan terakhir menuju area lapangan membutuhkan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam. Dari lokasi ini, pendaki bisa melanjutkan perjalanan menuju puncak Gunung Penanggungan.

BACA JUGA: Gunung Semeru Paling Aktif, Ini Daftar Gunung Api dengan Jumlah Letusan Terbanyak di Indonesia

Sesampainya di puncak, pendaki akan disuguhkan panorama alam khas pegunungan Jawa Timur yang memukau.

Cuaca cerah memungkinkan pendaki melihat pemandangan pegunungan lain di sekitar Mojokerto dan Pasuruan. Suasana sunrise maupun sunset di Gunung Penanggungan juga menjadi salah satu daya tarik utama yang membuat banyak pendaki kembali datang.

Selain jalur Jolotundo, Gunung Penanggungan juga memiliki jalur populer lain seperti jalur Wonosunyo di Kecamatan Gempol, dan jalur Tamiajeng di Kecamatan Trawas. Masing-masing jalur memiliki karakter dan tantangan tersendiri bagi para pendaki.

(mc/pd)