
Foto: Instagram
Mounture.com — Jalur pendakian Gunung Selokurung di Desa Waturejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ditutup sementara mulai 13 Oktober 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Informasi penutupan tersebut disampaikan melalui pengumuman pengelola jalur pendakian Gunung Selokurung. Kebijakan ini diambil sebagai langkah preventif untuk mencegah aktivitas pendakian dengan mempertimbangkan kondisi kawasan sekitar.
Dalam pengumuman tersebut, pendaki diminta menyesuaikan kembali jadwal perjalanan dan tidak melakukan aktivitas pendakian selama penutupan berlangsung.
Penutupan sementara ini dilakukan untuk menjaga keselamatan bersama. Adapun waktu pembukaan kembali jalur pendakian Gunung Selokurung belum ditentukan.
Pendaki yang telah merencanakan perjalanan ke gunung tersebut diimbau untuk memperhatikan informasi resmi dari pengelola sebelum berangkat. Langkah ini penting agar tidak terjadi aktivitas pendakian ketika jalur masih ditutup.
BACA JUGA: Cari Suasana Sejuk? Ini 3 Wisata Alam Menarik di Yogyakarta
Gunung Selokurung merupakan salah satu destinasi pendakian yang berada di Desa Waturejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Gunung ini terletak di lereng utara Gunung Kelud dengan ketinggian mencapai 1.038 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Dengan ketinggian tersebut, Gunung Selokurung dapat menjadi pilihan bagi pencinta kegiatan alam bebas yang ingin menjajal pendakian dengan durasi relatif singkat.
Waktu tempuh pendakian menuju puncaknya diperkirakan sekitar 1,5 hingga 2 jam, bergantung pada kondisi jalur, kecepatan berjalan, dan kesiapan fisik pendaki.
Meski menawarkan perjalanan yang relatif singkat, pendaki tetap perlu memperhatikan kondisi medan dan mengutamakan keselamatan selama berada di kawasan gunung.
BACA JUGA: Sampah Pendakian Dimulai dari Packing, Bukan dari Puncak
Dengan berlakunya penutupan mulai 13 Oktober 2026, calon pendaki perlu menunda rencana perjalanan hingga ada pemberitahuan lebih lanjut dari pengelola.
Belum adanya batas waktu penutupan membuat pendaki disarankan untuk tidak berpatokan pada perkiraan tanggal pembukaan. Informasi mengenai operasional jalur sebaiknya dipastikan melalui kanal komunikasi resmi pengelola Gunung Selokurung.
Pendaki juga diimbau tidak memaksakan perjalanan maupun mencari jalur alternatif tanpa kepastian bahwa akses tersebut diizinkan dan aman.
Kepatuhan terhadap pengumuman penutupan merupakan bagian penting dari upaya menjaga keselamatan pendaki sekaligus mendukung pengelolaan kawasan alam secara bertanggung jawab.
(mc/pd)





