Mendaki Gunung saat Pandemi, Perhatikan Hal Ini

Ilustrasi pendakian gunung (Mounture.com/Rangga)

Mounture.com — Di tengah pandemi Covid-19, melakukan aktivitas di alam bebas, khususnya mendaki gunung akan lebih ekstra dalam hal persiapan. Salah satunya adalah mempersiapkan perlengkapan untuk penerapan protokol kesehatan.

Pengelola gunung pun menerapkan protokol kesehatan yang ketat bagi siapa saja yang akan melakukan pendakian. Nah, berikut ini beberapa pedoman mendaki gunung saat pandemi Covid-19 seperti dirangkum dari berbagai sumber.

1. Bawa dan gunakan masker

Tidak hanya membawa satu masker, tetapi kalian juga harus mempersiapkan masker cadangan jikalau masker yang kalian pakai sudah kotor atau rusak. Selain itu, kalian juga wajib menggunakan masker, baik saat di basecamp, trekking, hingga di camp pendakian.

2. Sehat jasmani

Syarat mutlak untuk melakukan pendakian adalah sehat jasmani. Sebab, mendaki gunung membutuhkan kebugaran tubuh. Jika memang merasakan sakit, lebih baik urungkan niat untuk mendaki gunung, dan lakukan pendakian ketika badan sudah merasa lebih baik atau sehat.

3. Bawa perlengkapan sendiri

Mulai dari perlengkapan makan dan minum, peralatan ibadah, dan lainnya harus milik sendiri dan digunakan sendiri pula, demi mencegah penularan penyakit.

4. Rajin cuci tangan

Pastikan untuk selalu rajin mencuci tangan, baik menggunakan sabun, ataupun hand sanitizier.

5. Jaga jarak

Tidak hanya sesama pendaki, pengelola gunung pun mewajibkan pendaki untuk melakukan jaga jarak antar tenda ketika melakukan camp, setidaknya 1-2 meter.

6. Izin pendakian

Pastikan kalian mendaki dengan menaati prosedur pendakian, dan lakukan izin dengan jalur resmi. Jangan melakukan pendakian secara ilegal, yang akan membahayakan diri kalian. (MC/RIL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.