Tanaman Jancukan, Momok Pendaki Gunung

Tanaman Jancukan (dok. IST)

Mounture.com — Tanaman Jancukan atau bahasa latinnya Gardenia palmate merupakan salah satu momok para pendaki gunung. Sebab, jika terkena tanaman ini, maka kulit akan terasa alergi dan peradangan.

Tanaman yang sering dijumpai di beberapa gunung di Indonesia ini jika mengenai kulit dapat mengakibatkan gatal, perih, panas, merah-merah dan bentol-bentol. Hal itu dikarenakan tanaman ini memiliki sejenis alergen yang ada pada bulu-bulu halus dari daun dan batangnya.

Jancukan merupakan salah satu tanaman beracun, di mana di dalamnya mengandung racun formic acid, dan beberapa kandungan asam lainnya. Adapun kandungan yang ada di tanaman itu, sama dengan kandungan yang ada pada sengat lebah, dan sengat semut.

Nah, bagi yang belum tahu mengenai tanaman jancukan, berikut ini ciri-ciri dari tanaman jancukan diantaranya tulang dan urat daun terlihat jelas, pinggiran daun berbentuk gerigi, di mana semakin tua daunnya maka gerigi itu akan hilang, serta memiliki bulu-bulu halus, yang mana jika tersentuh kulit akan menimbulkan rasa gatal, perih, dan panas yang menyengat.

Jika kalian tidak sengaja terkena tanaman ini, berikut ini cara penanganan:

1. Cuci bagian kulit yang terkena pada air yang mengalir, lalu beri sabun pada area yang terkena
2. Gosoklah secara perlahan-lahan agar bulu-bulu halusnya hanyut terbawa air
3. Rendamlah kulit yang terkena tanaman pada air yang dingin selama sekitar 15-20 menit, hal tersebut berguna untuk meminimalisir reaksi peradangan pada kulit, dan mengurangi bentol-bentol
4. Jika membawa obat anti alergi seperti CTM, cetirizine, ataupun loratadine, minumlah satu tablet. Adapun obat ini dapat dibeli dengan resep dokter, dan bawalah sebelum beraktivitas di alam bebas
5. Jangan terlalu digaruk, karena akan memperparah reaksi peradangan dan akan merusak jaringan kulit dan mengakibatkan lecet. (MC/RIL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.