0

Kesalahan yang Harus Dihindari saat Trail Run

  • 18 Oktober 2021 07:14

dok. Eiger Adventure

Mounture.com — Belakangan ini, tren lari di alam bebas atau biasa disebut trail run sedang banyak digandrungi. Olahraga lari di alam bebas itu disebut tidak membosankan sebab memberikan suasana yang jauh berbeda dengan lari di trek atau jalanan.

Trail run juga terbilang lebih aman, bebas polusi serta lebih bebas dari hingar bingar kota atau bisa menikmati alam dengan suasana khas pegunungan yang sunyi dan segar. Namun terkadang saat melakukan trail run, seringkali dihadapkan dengan beberapa persoalan, mulai dari cidera hingga peralatan yang kurang memadai.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa kesalahan yang perlu dihindari saat melakukan trail run.

1. Berlari terlalu banyak dan cepat

Bagi sebagian orang yang baru melakukan kegiatan trail run seringkali berlari terlalu cepat dan banyak. Alih-alih bersemangat, hal itu malah membuat fisik menjadi lebih drop atau kelelahan karena terlalu memaksakan tubuh untuk berlari di luar kemampuan.

2. Tidak ada jeda istirahat

Melakukan trail run mengharus pelari untuk melintasi medan yang lebih berat seperti pegunungan atau perbukitan. Meski menyenangkan, namun jangan sampai lupa untuk melakukan jeda istirahat karena akan membuat tubuh menjadi kelelahan yang akan berpotensi menimbulkan berbagai macam masalah pada tubuh.

3. Memakai peralatan yang tidak sesuai

Kendati hanya berlari, bukan berarti tidak memerlukan peralatan yang memadai loh. Sebab, olahraga lari juga membutuhkan beberapa peralatan penunjang, terlebih melakukan trail run dengan kondisi jalur yang cukup ekstrim.

4. Membandingkan dengan orang lain

Jangan sesekali membandingkan diri kalian dengan orang lain, sebab fisik dan mental setiap orang berbeda-beda. Oleh karenanya, lakukan sesuai kemampuan yang dimiliki agar kegiatan trail run berjalan dengan lancar dan aman.

5. Memaksakan diri

Seringkali saking asiknya melakukan trail run, kita lupa jika kondisi tubuh sudah mulai drop. Hal itu bisa berpotensi menimbulkan risiko. Sebaiknya, kontrol diri untuk tidak memaksakan terus berlari, lakukan istirahat dan peregangan jika dirasa sudah lelah atau merasakan sakit. (MC/PC)