Kelelahan saat Trekking di Gunung? Lakukan Hal Ini

Ilustrasi pendakian gunung (Mounture.com/Rangga)

Mounture.com — Pendakian ke gunung merupakan aktivitas yang bakal menguras banyak tenaga, hingga mental. Sebab, beragam jenis jalur akan dilalui pendaki. Terlebih dengan medan yang berat pastinya akan membuat pendaki kelelahan.

Di balik kelelahan tersebut, setiap pendaki memiliki cara tersendiri untuk membalikkan kondisi tubuhnya untuk kemudian melanjutkan perjalanan atau trekking menuju ke lokasi tujuan. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan saat kelelahan trekking di gunung.

1. Istirahat sejenak

Saat merasakan kelelahan, ada baiknya melakukan istirahat sejenak di jalur. Kalian bisa melakukan pelurusan kaki, duduk santai, memakan cemilan hingga tidur sejenak untuk memulihkan tenaga. Namun, sebelum melakukan istirahat, pendaki harus mencari lokasi yang cukup nyaman, dan tidak mengganggu jalan pendaki lainnya.

Perlu diingat, jika melakukan istirahat jangan terlalu lama, yang akan berpotensi membuat tubuh menjadi dingin dan bisa mengakibatkan terserang hipotermia. Jadi jika ingin istirahat, kalian bisa batasi hingga 5-10 menit saja.

2. Minum secukupnya

Meminum air mineral merupakan hal wajib dilakukan. Sebab, ketika melakukan trekking, pastinya pendaki akan merasakan haus yang luar biasa. Namun, perlu diingat, jangan meminum terlalu banyak saat kalian sedang melakukan trekking.

Cukup minum air mineral secukupnya sekitar 2-3 teguk saja untuk sekedar membasahi tenggorokan dan mengusir rasa haus. Meminum air terlalu banyak, bisa membuat tubuh kalian menjadi lemah, serta kekenyangan yang berakibat menjadikan tubuh menjadi lemas dan kembung.

3. Atur ritme langkah

Saat melakukan trekking, kalian harus menjaga ritme dari langkah-langkah kaki. Gunanya untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap stabil. Jangan melakukan langkah terlalu cepat, atau panjang, pastikan saja langkah-langkah kalian stabil tak masalah jika pelan tapi pasti lebih baik dibanding cepat tapi akan membuat cepat letih.

4. Santai

Banyak pendaki yang ingin buru-buru sampai ke lokasi camp atau puncak. Hal itu malah akan berakibat menjadi lebih lelah, sebab kalian memaksakan tubuh untuk bekerja ekstra. Untuk itu, lakukanlah perjalanan dengan santai tanpa terburu-buru sembari menikmati keindahan alam.

5. Jangan tertinggal dari rombongan

Saat melakukan pendakian secara rombongan, ada baiknya kalian tetap dalam rombongan. Jangan sesekali kalian tertinggal jauh, sebab akan membuat kalian menjadi panik dan ingin segera menyusul rombongan. Hal itu berpotensi membuat kalian tersesat, atau juga menguras lebih banyak tenaga.

6. Dirikan tenda jika diperlukan

Jika memang merasa sudah tak mampu untuk melanjutkan perjalanan, jangan memaksakan diri. Bicaralah dengan teman, atau tim pendakian agar meminta mereka untuk membukakan tenda. Tak perlu malu atau merasa canggung, sebab keselamatan menjadi faktor utama dalam setiap kegiatan pendakian.

Selain itu, batas kemampuan setiap orang dalam mendaki gunung berbeda-beda. Menaklukkan puncak gunung memang membanggakan, namun jangan sampai membahayakan keselamatan kalian. (MC/PC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.