Ini Tips Turun Gunung agar Aman

Ilustrasi pendaki (Mounture.com/Fian)

Mounture.com — Saat melakukan pendakian ke gunung, trek menurun terkadang menjadi ‘bonus’ yang sering dinantikan oleh pendaki. Namun, trek menurun rupanya memiliki risiko yang cukup tinggi terhadap keselamatan saat pendakian.

Adapun hal itu diakibatkan karena kurangnya kehati-hatian saat melintasi jalur menurun. Risiko yang bisa terjadi akibat kecelakaan saat melintasi trek menurun diantaranya keseleo, disorientasi medan, patah tulang, bahkan kematian. Yang paling banyak kasusnya adalah keseleo atau terkilir, karena terpeleset.

Melansir dari akun instagram Cozmeed (@cozmeeder), beberapa waktu lalu, berikut ini beberapa tips cara turun gunung agar aman.

1. Pusat gravitasi

Jangan terlalu condong ke depan, jangan terlalu bersandar ke belakang ketika turun gunung. Badan tegak lurus dan pusatkan gravitasi pada kaki, tekuk sedikit lutut ketika turun.

2. Hindari tekanan pada kaki

Dengan menekuk sedikit kaki saat menurun, itu membantu mengurangi tekanan, atau hentakan pada kaki yang bisa menyebabkan kaki terkilir. Biasanya kaki terkilir karena posisi kaki terlalu tegak lurus ketika menurun. Apabila membawa trekking pole, sebaiknya digunakan.

3. Tetap fokus

Memberikan perhatian (fokus) pada kaki ketika turun adalah keharusan. Terpeleset biasanya terjadi ketika kita tidak memperhatikan gerak kaki, atau tidak fokus. Tingkatkan konsentrasi sebelum turun gunung.

4. Melangkah kecil

Ketika berjalan pada medan menurun curam, melangkah kecil atau pendek akan membantu untuk menjaga pusat gravitasi pada kaki. Sehingga akan mendapatkan keseimbangan beban, dan kontrol langkah yang maksimal.

5. Kencangkan hip belt backpack

Ketika turun, beban yang tidak stabil akan mengganggu keseimbangan langkah, sehingga akan membuat gerak kaki menahan beban, apabila beban yang kita bawa berat. Dengan mengencangkan hip belt backpack, maka akan sangat membantu menstabilkan beban di punggung.

6. Kurangi beban

Beban berat juga salah satu penyebab kurang stabilnya langkah. Oleh karena itu, prinsip berangkat berat pulang ringan pun berlaku, salah satu caranya adalah dengan melakukan manajemen perjalanan dengan baik.

7. Ikuti ritme

Ikuti ritme kaki ketika berjalan menurun. Jangan menahan langkah kaki, biarkan kaki melangkah dengan penuh konsentrasi, hati-hati, dan stabil. (MC/PC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.