Hindari Dehidrasi Saat Mendaki Gunung, Ini Caranya

(Mounture.com) — Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang didapatkan, sehingga tubuh tidak dapat menjalankan fungsi normalnya. Dalam kondisi yang demikian, akan sulit bagi seorang pendaki untuk melanjutkan aktivitas pendakiannya.

Berikut ini cara untuk menghindari dehidrasi saat melakukan pendakian seperti dilansir dari laman Eiger.

1. Minum air sebelum melakukan aktivitas fisik

Sepuluh atau lima belas menit sebelum aktivitas pendakian, minumlah air putih paling tidak 250ml air (bisa disesuaikan).

2. Minumlah sedikit demi sedikit secara teratur

Ketika haus, kebanyakan orang cenderung akan meminum banyak air agar haus cepat hilang. Padahal minum air yang terburu-buru justru tidak baik karena bisa menimbulkan perut kembung dan meningkatkan pengeluaran urin yang bisa memperlambat proses rehidrasi.

3. Hindari air yang mengandung gula.

Air yang mengandung gula akan menghalangi kemampuan tubuh dalam menyerap cairan. Selain itu, karena tingginya kadar gula tubuh akan menghasilkan banyak urin dengan tujuan membuang glukosa, sehingga tubuh berisiko mengalami dehidrasi.

4. Tempatkan botol minum pada lokasi yang mudah dijangkau selama pendakian

Membongkar ransel juga membutuhkan tenaga yang akan membuat kita semakin kelelahan dan kehausan, itulah kenapa kita harus menempatkan botol minum pada lokasi yang mudah dijangkau.

5. Atur waktu minum sesuai kebutuhan tubuh agar tidak mengalami dehidrasi

Sangat penting untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh. Untuk itu minum air setidaknya satu teguk setiap 30 menit sekali atau disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing agar keseimbangan cairan tubuh tetap terjaga. (MC/RL)

Foto: dok. Instagram/@dindalia_

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.