Mengenal Gunung Seblat, Gunung di Perbatasan Bengkulu-Jambi yang Kaya Flora dan Fauna Langka

Gunung Seblat – Foto: instagram/@insankumis

Mounture.com — Banyak pendaki mengenal Gunung Kerinci sebagai gunung tertinggi di Sumatera yang berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Namun, tak banyak yang mengetahui bahwa TNKS juga memiliki gunung lain, yakni Gunung Seblat, yang hingga kini belum menjadi destinasi pendakian populer.

Berbeda dengan kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) maupun Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang memiliki beberapa gunung dengan jarak relatif berdekatan, posisi Gunung Kerinci dan Gunung Seblat di TNKS justru terpaut cukup jauh.

Gunung Kerinci yang memiliki ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut (mdpl) berada di perbatasan Provinsi Jambi dan Sumatera Barat, tepatnya di Kabupaten Kerinci.

Sementara itu, Gunung Seblat memiliki ketinggian 2.383 mdpl dan terletak di perbatasan Provinsi Bengkulu dan Jambi, tepatnya di Kabupaten Lebong.

BACA JUGA: Gunung Tolangi Balease, Pendakian 9 Hari dengan Tanjakan Panjang dan Sumber Air Terbatas

Berdasarkan informasi yang dibagikan melalui akun Instagram resmi Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Gunung Seblat sebenarnya telah beberapa kali menjadi lokasi eksplorasi jalur pendakian. Selain itu, pihak pengelola juga terus mengkaji kondisi aksesibilitas menuju kawasan tersebut.

Meski demikian, jalur menuju puncak Gunung Seblat hingga kini masih sangat terbatas dan belum dikembangkan sebagai jalur pendakian umum.

“Di jalur pendakian yang masih minim menjadikan Gunung Seblat tak semenarik Gunung Kerinci, dengan karakteristik yang ada, pendakian Gunung Seblat tidak dapat dilakukan pemula dan masih harus dilakukan dalam pantauan dan pendampingan petugas berwenang,” tulis akun @insankumis, dikutip dari unggahan resmi TNKS.

Kondisi tersebut menjadi alasan mengapa Gunung Seblat belum direkomendasikan bagi pendaki pemula. Selain faktor medan yang menantang, aspek keselamatan dan konservasi kawasan juga menjadi prioritas utama.

BACA JUGA: 5 Cara Mengatasi Dingin di Gunung Saat Mendaki, Jangan Sampai Salah!

Selain memiliki medan yang masih alami, Gunung Seblat juga menyimpan nilai konservasi yang sangat tinggi. Kawasan ini merupakan habitat alami berbagai flora dan fauna langka yang dilindungi.

Beberapa di antaranya adalah Rafflesia arnoldii, Amorphophallus atau bunga bangkai raksasa, hingga Harimau Sumatera yang statusnya terancam punah.

Tak hanya itu, kawasan Gunung Seblat juga menjadi daerah hulu Sungai Air Seblat, salah satu sumber air penting yang menopang kebutuhan air baku masyarakat di Provinsi Bengkulu, selain Sungai Air Ketahun.

Dengan kondisi ekosistem yang masih sangat terjaga, keberadaan Gunung Seblat memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat.

(mc/ril)