TN Gunung Rinjani Pantau Pendaki Ilegal via Kamera CCTV

Mounture.com — Perkembangan teknologi yang cukup pesat sangat membantu setiap jenis kegiatan yang bisa memberikan keuntungan dan kemudahan. Pelaksanaan kegiatan yang awalnya sulit dilakukan menjadi efisien dan efektif bila dipadukan dengan penggunaan teknologi.

Hal inipun diterapkan oleh Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) yang memanfaatkan teknologi dalam berbagai kegiatan. Salah satunya adalah Kamera CCTV dengan RMS (Remote Monitoring System). Belum lama ini, BTNGR melakukan pemasangan kamera CCTV di berbagai titik di kawasan tersebut.

Adapun pemasangan kamera CCTV di berbagai titik di kawasan TN Gunung Rinjani itu dapat memperlihatkan situasi dan kondisi secara langsung (realtime). Dalam keterangan resminya yang diunggah ke akun instagram resmi TNGR (@gunungrinjani_nationalpark), dikatakan bahwa kamera CCTV dapat digunakan sebagai media dalam kegiatan pemantauan pendakian ilegal atau sebut saja dengan patroli CCTV.

“Melalui patroli ini, pendaki ilegal yang sembunyi dari petugas dapat terpantau aktivitasnya dan menjadi target petugas untuk dilakukan himbauan, pengambilan keterangan dan pemberian sanksi saat mereka turun. Pantauan CCTV pada Jumat, 29 Mei 2020 masih terekam aktivitas pendaki ilegal. Sedangkan pada hari Sabtu, 30 Mei 2020 tidak terpantau pendakian ilegal,” tulis akun itu. (MC/PC)

View this post on Instagram

PANTAU JARAK JAUH PENDAKI ILEGAL MELALUI PATROLI CCTV Kemajuan teknologi pada zaman millenial seperti saat ini sangat pesat. Penggunaan teknologi dalam setiap jenis kegiatan memberikan keuntungan dan kemudahan. Pelaksanaan kegiatan yang awalnya sulit dilakukan menjadi efisien dan efektif bila dipadukan dengan penggunaan teknologi. Balai TN Gunung Rinjani memanfaatkan teknologi dalam berbagai kegiatan. Salah satu teknologi tersebut adalah Kamera CCTV dengan RMS (Remote Monitoring System). Kamera CCTV dipasang di berbagai titik di kawasan TN Gunung Rinjani dan dapat memperlihatkan situasi dan kondisi secara langsung (realtime). Kamera CCTV dapat digunakan sebagai media dalam kegiatan pemantauan pendakian ilegal atau sebut saja dengan patroli CCTV. Melalui patroli ini, pendaki ilegal yang sembunyi dari petugas dapat terpantau aktivitasnya dan menjadi target petugas untuk dilakukan himbauan, pengambilan keterangan dan pemberian sanksi saat mereka turun. Pantauan CCTV pada Jumat / 29 Mei 2020 masih terekam aktivitas pendaki ilegal. Sedangkan pada hari Sabtu / 30 2020 Mei tidak terpantau pendakian ilegal. Nah..sobat Rinjani.. Masih ada yang berani sembunyi-sembunyi melakukan pendakian? #KementerianLHK #ksdae #btngr #rinjani #pendakianditutup #staysafe #dirumahaja

A post shared by BTN Gunung Rinjani (@gunungrinjani_nationalpark) on

Foto: dok. TN Gunung Rinjani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.