
Gunung Peut Sague di Aceh (dok. Badan Geologi Kementerian ESDM)
Mounture.com — Peningkatan aktivitas vulkanik gunung yang ada di Indonesia setiap saat seringkali berubah-ubah. Hal itu perlu diwaspadai, sebab gunungapi yang ada di Indonesia terbilang tidak sedikit.
Dikutip dari laman Magma Indonesia, tingkat aktivitas vulkanik terbagi dalam empat level, yakni normal, waspada, siaga dan awas. Adapun untuk level I (normal) menandakan hasil pengamatan visual dan instrumental fluktuatif, tetapi tidak memperlihatkan peningkatan aktivitas yang signifikan.
Sementara level II (waspada) merupakan hasil pengamatan visual dan instrumental mulai memperlihatkan peningkatan aktivitas. Pada beberapa gunung api dapat terjadi erupsi. Kemudian level III (siaga) hasil pengamatan visual dan instrumental memperlihatkan peningkatan aktivitas yang semakin nyata atau gunung api mengalami erupsi.
Baca juga: Deretan Gunung di Indonesia dengan Status Siaga dan Waspada
Sedangkan level IV (awas) merupakan hasil pengamatan visual dan instrumental teramati mengalami peningkatan aktivitas yang semakin nyata atau gunungapi mengalami erupsi. (MC/PC)
Berikut ini daftar gunungapi di Indonesia yang berstatus level I atau Normal seperti dikutip dari laman Magma Indonesia.
– Agung (Bali)
– Ambang (Sulawesi Utara)
– Anak Ranakah (Nusa Tenggara Timur)
– Arjuno Welirang (Jawa Timur)
– Batur (Bali)
– Batutara (Nusa Tenggara Timur)
– Bur Ni Telong (Aceh)
– Ciremai (Jawa Barat)
– Colo (Sulawesi Tengah)
– Dempo (Sumatera Selatan)
– Dieng (Jawa Tengah)
– Ebulobo (Nusa Tenggara Timur)
– Egon (Nusa Tenggara Timur)
– Galunggung (Jawa Barat)
– Gede (Jawa Barat)
– Guntur (Jawa Barat)
– Ijen (Jawa Timur)
– Ili Boleng (Nusa Tenggara Timur)
– Inielika (Nusa Tenggara Timur)
– Inierie (Nusa Tenggara Timur)
– Iya (Nusa Tenggara Timur)
– Kaba (Bengkulu)
– Kelimutu (Nusa Tenggara Timur)
– Kelud (Jawa Timur)
– Kie Besi (Maluku Utara)
– Lamongan (Jawa Timur)
– Lereboleng (Nusa Tenggara Timur)
– Lewotobi Laki-laki (Nusa Tenggara Timur)
– Lewotobi Perempuan (Nusa Tenggara Timur)
– Mahawu (Sulawesi Utara)
– Papandayan (Jawa Barat)
– Peut Sague (Aceh)
– Raung (Jawa Timur)
– Rokatenda (Nusa Tenggara Timur)
– Ruang (Sulawesi Utara)
– Salak (Jawa Barat)
– Seulawah Agam (Aceh)
– Slamet (Jawa Tengah)
– Sorikmarapi (Sumatera Utara)
– Sumbing (Jawa Tengah)
– Sundoro (Jawa Tengah)
– Talang (Sumatera Barat)
– Tambora (Nusa Tenggara Barat)
– Tandikat (Sumatera Barat)
– Tangkoko (Sulawesi Utara)
– Tangkuban Parahu (Jawa Barat)
– Wurlali (Maluku).