
Penampakan Gunung Ciremai – Foto: Mounture.com/Niken Susanti
Mounture.com — Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) mengimbau seluruh calon pendaki yang akan melakukan pendakian ke Gunung Ciremai untuk menggunakan jasa guide dan porter resmi yang telah teregistrasi.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan, kenyamanan, sekaligus mendukung pengelolaan wisata alam yang lebih tertib dan profesional di kawasan konservasi.
Menurut TNGC, guide dan porter yang telah terdaftar memiliki identitas resmi serta telah didata oleh Balai Taman Nasional Gunung Ciremai.
Mereka juga dibekali pemahaman mengenai jalur pendakian, prosedur keselamatan, etika berwisata alam, hingga pentingnya menjaga kelestarian kawasan konservasi.
Dengan pendamping yang memahami kondisi medan, pendaki diharapkan dapat menjalani perjalanan dengan lebih aman, terutama saat menghadapi perubahan cuaca, navigasi jalur, maupun situasi darurat di gunung.
BACA JUGA: Danau Tanralili Ditutup Sementara, Pendaki Diminta Tunda Perjalanan
Selain memberikan rasa aman bagi pendaki, penggunaan guide dan porter resmi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan wisata pendakian di Gunung Ciremai.
Melalui sistem registrasi, keberadaan pemandu dan porter menjadi lebih terdata sehingga memudahkan koordinasi apabila terjadi keadaan darurat maupun pengawasan aktivitas wisata di kawasan taman nasional.
Di sisi lain, keberadaan tenaga pendamping resmi juga diharapkan dapat mengedukasi pendaki mengenai prinsip Leave No Trace, etika selama berada di kawasan konservasi, serta pentingnya menjaga flora dan fauna yang ada di Gunung Ciremai.
Balai Taman Nasional Gunung Ciremai juga mengajak para guide dan porter yang hingga kini belum memiliki registrasi resmi agar segera melakukan pendaftaran.
Proses registrasi dilakukan di Kantor Balai Taman Nasional Gunung Ciremai untuk memperoleh identitas resmi sebagai guide atau porter yang diakui dalam pelayanan wisata pendakian Gunung Ciremai.
Dengan semakin banyak tenaga pendamping yang terdaftar, diharapkan kualitas pelayanan kepada pendaki terus meningkat sekaligus mendukung pengelolaan kawasan konservasi yang berkelanjutan.
BACA JUGA: Bukan Sekadar Jalur Binaiya, Desa Piliana Punya Danau Air Jodoh yang Unik
Pendakian gunung bukan hanya soal mencapai puncak, tetapi juga memastikan seluruh perjalanan berlangsung dengan aman dan bertanggung jawab.
Menggunakan jasa guide dan porter resmi menjadi salah satu langkah yang dapat membantu meminimalkan risiko selama pendakian, terutama bagi pendaki pemula atau mereka yang belum mengenal karakter jalur Gunung Ciremai.
Karena itu, sebelum memulai pendakian, pastikan seluruh persiapan telah dilakukan dengan baik, termasuk memilih pendamping yang telah teregistrasi secara resmi oleh Balai Taman Nasional Gunung Ciremai.
(mc/pd)





