
Foto: Instagram/@alpannlieble
Mounture.com — Kabar penting bagi para pecinta alam yang berencana mengunjungi Danau Tanralili dan Lembah Lohe di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Pengelola resmi mengumumkan penutupan sementara jalur pendakian selama tiga hari untuk mendukung perbaikan jalur.
Berdasarkan pengumuman yang disampaikan pengelola, jalur pendakian Danau Tanralili dan Lembah Lohe akan ditutup mulai 24 Juli hingga 26 Juli 2026.
Penutupan dilakukan agar proses perbaikan jalur dapat berjalan dengan aman sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi para pendaki dan wisatawan.
Selama masa penutupan, seluruh aktivitas pendakian menuju Danau Tanralili dan Lembah Lohe dihentikan sementara.
Dalam pengumuman resminya, pengelola menyampaikan bahwa penutupan dilakukan karena adanya agenda perbaikan jalur pendakian.
Pengunjung diimbau untuk tidak memaksakan perjalanan pada tanggal tersebut dan menyesuaikan kembali jadwal pendakian hingga jalur kembali dibuka.
BACA JUGA: Mengenal Gunung Seblat, Gunung di Perbatasan Bengkulu-Jambi yang Kaya Flora dan Fauna Langka
Danau Tanralili merupakan salah satu destinasi alam yang populer di Sulawesi Selatan. Berada di kawasan Pegunungan Bawakaraeng, danau ini dikenal memiliki panorama air berwarna biru kehijauan yang dikelilingi perbukitan dan hutan pegunungan.
Sementara itu, Lembah Lohe menjadi salah satu titik favorit pendaki untuk berkemah karena menawarkan hamparan padang rumput yang luas dengan pemandangan pegunungan yang masih alami.
Adapun perjalanan menuju Danau Tanralili umumnya dimulai dari Desa Manimbahoi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa. Jalur ini memiliki tingkat kesulitan menengah dengan waktu tempuh sekitar 4 hingga 6 jam, tergantung kondisi cuaca dan kemampuan pendaki.
Pendaki akan melewati hutan pinus, jalur tanah, sungai kecil, hingga kawasan lembah sebelum tiba di tepi Danau Tanralili. Karena berada di dataran tinggi, suhu udara di kawasan ini dapat terasa cukup dingin, terutama pada malam hingga dini hari. Oleh sebab itu, perlengkapan pendakian dan logistik yang memadai sangat disarankan.
BACA JUGA: Jaket Gunung yang Bagus Seperti Apa? Ini Panduan Memilihnya
Selain mengumumkan penutupan sementara, pengelola juga mengajak seluruh pengunjung untuk bersama-sama menjaga kelestarian kawasan Danau Tanralili dan Lembah Lohe.
Perbaikan jalur ini diharapkan dapat meningkatkan aspek keselamatan sekaligus menjaga kawasan tetap nyaman dikunjungi dalam jangka panjang.
Bagi pendaki yang telah merencanakan perjalanan pada 24-26 Juli 2026, sebaiknya menjadwalkan ulang pendakian dan memantau informasi terbaru dari pengelola sebelum berangkat.
(mc/mg)





