Bukan Sekadar Jalur Binaiya, Desa Piliana Punya Danau Air Jodoh yang Unik

Danau Ninivala

Danau Ninivala di Desa Piliana – Foto: instagram/@riaukbahlatuconsina

Mounture.com — Gunung Binaiya di Pulau Seram, Maluku, dikenal sebagai salah satu gunung tertinggi di kawasan timur Indonesia sekaligus menjadi incaran para pendaki. Namun, tak banyak yang mengetahui bahwa salah satu jalur menuju puncaknya menyimpan destinasi alam yang begitu memikat, yaitu Danau Ninivala.

Danau yang berada di Desa Piliana, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, ini menjadi salah satu daya tarik bagi para pendaki maupun wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam khas Pulau Seram. Berada di ketinggian sekitar 1.280 meter di atas permukaan laut (mdpl), Danau Ninivala menawarkan suasana sejuk dengan panorama hutan pegunungan yang masih sangat alami.

Masyarakat setempat mengenal Danau Ninivala sebagai Danau Air Jodoh. Julukan tersebut berasal dari mitos yang telah lama berkembang.

Konon, siapa pun yang datang ke danau ini sambil memikirkan orang yang dicintainya dipercaya akan dipertemukan dengan jodohnya. Cerita tersebut semakin menarik karena di tengah danau terdapat sepasang pohon yang berdiri berdampingan dan dipercaya menjadi simbol pasangan sejati.

Meski hanya merupakan cerita rakyat yang diwariskan secara turun-temurun, mitos tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung.

BACA JUGA: Pendaki Jomblo Wajib Baca! 8 Tips Anti Baper Saat Mendaki Gunung

Keunikan utama Danau Ninivala terletak pada fenomena alamnya. Permukaan air danau tampak berwarna kebiruan dengan kondisi yang seolah-olah sedang mendidih.

Airnya terus mengeluarkan gelembung disertai kabut tipis yang menyerupai asap. Menariknya, meski terlihat seperti air mendidih, suhu air danau tetap dingin dan tidak panas.

Fenomena tersebut terjadi karena sumber air berasal dari bawah tanah yang keluar melalui pori-pori tanah sehingga menghasilkan gelembung. Sementara kabut yang tampak seperti asap berasal dari embun air yang bertemu dengan udara yang lebih hangat di permukaan.

Air Danau Ninivala juga terkenal sangat jernih dan dikelilingi hutan lebat yang masih asri, sehingga menghadirkan panorama yang menenangkan.

BACA JUGA: Gunung Api Banda, Pendakian Singkat dengan Panorama Laut dan Gunung yang Sulit Dilupakan

Dari Desa Piliana, pengunjung hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit berjalan kaki untuk mencapai Danau Ninivala.

Jalur menuju danau berupa jalan setapak yang diapit semak-semak dan pepohonan. Dalam perjalanan, pengunjung juga harus menyeberangi beberapa sungai kecil dengan arus yang cukup deras, sehingga disarankan menggunakan alas kaki yang nyaman dan tetap berhati-hati, terutama saat musim hujan.

Bagi pendaki yang hendak menuju Gunung Binaiya melalui Desa Piliana, menyempatkan diri singgah di Danau Ninivala menjadi pengalaman yang layak dicoba.

Perpaduan panorama alam pegunungan, fenomena geologi yang unik, serta cerita rakyat tentang Danau Air Jodoh menjadikan tempat ini sebagai salah satu hidden gem di Pulau Seram yang menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan destinasi alam lainnya di Indonesia.

(mc/mg)