
Foto: TNGGP
Mounture.com — Kabar baik bagi pecinta wisata alam dan pendaki. Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) resmi membuka kembali kegiatan wisata alam Curug Cibeureum mulai 20 Februari 2026.
Pembukaan ini tertuang dalam Surat Edaran Kepala Balai Besar TNGGP Nomor 03 Tahun 2026 tentang Pembukaan Kegiatan Wisata Alam Curug Cibeureum Resor PTN Selabintana.
Sebelumnya, akses menuju Curug Cibeureum sempat terdampak longsor akibat intensitas hujan tinggi di wilayah kerja Resor PTN Selabintana. Pihak pengelola telah melakukan pembenahan pada jembatan dan jalur menuju air terjun.
Setelah melalui proses perbaikan dan evaluasi, jalur menuju Curug Cibeureum kini dinyatakan sudah dapat dilewati dan aman untuk kunjungan wisata.
BACA JUGA: 4 Tipe Pendaki Gunung Saat Terima THR, Kamu yang Mana?
Dalam surat edaran tersebut ditegaskan bahwa kegiatan wisata alam Curug Cibeureum dibuka kembali untuk umum terhitung mulai 20 Februari 2026.
Curug Cibeureum sendiri merupakan salah satu destinasi favorit di kawasan TNGGP yang berada di wilayah pengelolaan Resor PTN Selabintana, Seksi PTN Wilayah III Selabintana, Bidang PTN Wilayah II Sukabumi.
Air terjun ini dikenal memiliki panorama alam yang asri, jalur trekking yang relatif ramah untuk wisata keluarga, serta menjadi bagian dari ekosistem konservasi yang dilindungi.
BACA JUGA: Tren Digital Nomad Meningkat, Bali Jadi Destinasi Favorit Tinggal dan Bekerja Jarak Jauh
Balai Besar TNGGP mengimbau seluruh pengunjung, masyarakat, dan penggiat alam bebas agar tetap mematuhi peraturan yang berlaku selama berada di kawasan konservasi.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Call Center BBTNGGP: 08119155815, Instagram: @bbtn_ggp, Facebook: @BBTN Gede Pangrango, atau Twitter/X: @TNGedePangrango.
Dengan dibukanya kembali Curug Cibeureum, diharapkan aktivitas wisata alam di kawasan Gunung Gede Pangrango kembali bergeliat dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kelestarian lingkungan.
(mc/ril)






