Aplikasi Ayo ke Taman Nasional Resmi Diperkenalkan, Pesan Tiket TN dan TWA Kini Bisa dalam Satu Platform

Taman Nasional Baluran

TN Baluran – Foto:Dinas Pariwisata Kabupaten Situbondo

Mounture.com — Digitalisasi sektor pariwisata alam di Indonesia terus berkembang. Kini, pemesanan tiket masuk kawasan konservasi seperti taman nasional (TN) dan taman wisata alam (TWA) semakin mudah melalui aplikasi berbasis web dan mobile bernama Ayo ke Taman Nasional.

Aplikasi ini dirancang sebagai superapps yang memungkinkan wisatawan memesan seluruh tiket masuk ke berbagai kawasan TN dan TWA dalam satu platform terintegrasi.

Melalui aplikasi Ayo ke Taman Nasional, pengunjung tidak lagi perlu melakukan pemesanan tiket secara terpisah di setiap lokasi wisata. Seluruh proses dapat dilakukan secara online, mulai dari pemesanan hingga pembayaran.

Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus mendorong efisiensi pengelolaan kawasan wisata berbasis digital.

BACA JUGA: Sering Diabaikan Pendaki, Ini Tips Aman Saat Bertemu Ular di Jalur Hiking

Seiring penerapan aplikasi ini, setiap pintu masuk kawasan wisata juga dilengkapi dengan mesin pembayaran berbasis Point of Sale (POS).

Sistem POS berfungsi layaknya kasir digital yang memungkinkan transaksi berjalan lebih cepat dan praktis. Pengunjung cukup melakukan pembayaran secara non-tunai (cashless), lalu melakukan scan barcode tiket saat masuk.

Selain itu, seluruh data transaksi akan tercatat secara otomatis, sehingga memudahkan pengelolaan dan monitoring pengunjung secara real-time.

Sebagai tahap awal, penerapan aplikasi Ayo ke Taman Nasional beserta sistem POS telah dilakukan di sejumlah kawasan wisata alam unggulan di Indonesia, di antaranya:

1. Taman Nasional Bunaken

2, Taman Nasional Baluran

3. Taman Nasional Alas Purwo

4. Taman Nasional Kerinci Seblat

5. Taman Nasional Gunung Merapi

6. Taman Nasional Gunung Halimun Salak

7. Taman Nasional Gunung Merbabu

8. Taman Wisata Alam Grojogan Sewu

9. Taman Wisata Alam Guci

10. Taman Wisata Alam Kawah Ijen

Kawasan-kawasan tersebut menjadi lokasi uji coba penerapan sistem e-ticketing terintegrasi yang ke depannya akan diperluas ke lebih banyak destinasi wisata alam di Indonesia.

BACA JUGA: Misteri Pendakian Gunung Gede: Sosok Dua Wanita Misterius di Jalur Putri

Hadirnya aplikasi ini menjadi langkah penting dalam transformasi digital sektor pariwisata berbasis konservasi. Selain memudahkan wisatawan, sistem ini juga membantu pengelola dalam meningkatkan transparansi, efisiensi, serta pengelolaan data pengunjung.

Dengan sistem yang lebih modern dan terintegrasi, pengalaman wisata ke taman nasional di Indonesia diharapkan menjadi lebih praktis, aman, dan nyaman.

(mc/pd)