7 Aktivitas Menarik di Lovina Selain Tur Lumba-Lumba, Destinasi Slow Travel yang Semakin Populer di Bali Utara

Wisata Pantai Lovina

Mounture.com — Ketika mendengar nama Lovina Bali, sebagian besar wisatawan langsung membayangkan tur lumba-lumba saat matahari terbit. Memang, pengalaman menyaksikan kawanan lumba-lumba berenang bebas di perairan tenang Bali Utara telah menjadi ikon wisata kawasan ini selama bertahun-tahun.

Namun, pesona Lovina tidak berhenti ketika perahu-perahu wisata kembali ke daratan. Justru setelah tur pagi selesai, wisatawan akan menemukan sisi lain Lovina yang jauh lebih tenang, alami, dan cocok bagi mereka yang ingin menikmati konsep slow travel.

Berbeda dengan kawasan Bali Selatan yang ramai dengan beach club dan lalu lintas padat, Lovina menawarkan suasana santai, kehidupan lokal yang masih terasa autentik, serta berbagai destinasi menarik yang layak dijelajahi.

Berikut sejumlah aktivitas yang bisa dilakukan di Lovina selain berburu lumba-lumba.

1. Menikmati Suasana Pantai Lovina yang Tenang

Setelah tur lumba-lumba selesai sekitar pukul 08.00 WITA, kawasan Pantai Lovina kembali pada ritme kesehariannya.

Pantai berpasir hitam vulkanik ini memang tidak menawarkan ombak besar seperti di Bali Selatan. Sebaliknya, laut yang tenang menjadikannya tempat ideal untuk berjalan santai, membaca buku, atau sekadar menikmati suasana tanpa hiruk-pikuk wisata massal.

Menjelang sore, suasana pantai menjadi semakin damai. Perahu-perahu nelayan berlabuh di tepian, sementara warga lokal beraktivitas seperti biasa. Momen matahari terbenam di Lovina juga dikenal lebih tenang dan jauh dari keramaian.

2. Berendam di Air Panas Banjar

Sekitar 10–12 kilometer dari pusat Lovina terdapat Air Panas Banjar, salah satu pemandian air panas alami paling terkenal di Bali Utara.

Air hangat yang berasal dari aktivitas vulkanik mengalir melalui pancuran batu berukir khas Bali menuju kolam-kolam bertingkat yang dikelilingi pepohonan rindang.

Datanglah pada pagi hari agar suasana masih relatif sepi. Siapkan pakaian ganti dan luangkan waktu sekitar 1–2 jam untuk menikmati pengalaman berendam.

BACA JUGA: Sunrise Camp Gunung Sindoro, Lokasi Camping Terindah dengan Sunrise Spektakuler

3. Mengunjungi Brahmavihara-Arama

Tak jauh dari Air Panas Banjar berdiri Brahmavihara-Arama, biara Buddha terbesar sekaligus satu-satunya di Bali.

Kompleks ini memadukan arsitektur Bali dengan nuansa Buddhis yang menenangkan. Pengunjung dapat menikmati taman meditasi, patung Buddha berwarna emas, hingga mural yang menggambarkan perjalanan hidup Buddha.

Karena lokasinya berdekatan, banyak wisatawan menggabungkan kunjungan ke Brahmavihara-Arama dan Air Panas Banjar dalam satu perjalanan setengah hari.

4. Menjelajahi Kota Bersejarah Singaraja

Sekitar 15 menit berkendara dari Lovina terdapat Singaraja, kota yang pernah menjadi ibu kota Bali pada masa kolonial. Salah satu destinasi paling menarik adalah Gedong Kirtya, perpustakaan yang menyimpan ribuan manuskrip lontar kuno Bali dan Jawa.

Selain itu, kawasan kota tua Singaraja masih mempertahankan bangunan kolonial Belanda, deretan ruko bergaya Tionghoa, pasar tradisional, hingga klenteng yang mencerminkan sejarah panjang kota pelabuhan ini.

5. Menikmati Ritme Slow Travel di Lovina

Konsep slow travel semakin populer di kalangan wisatawan yang ingin menikmati perjalanan tanpa terburu-buru.

Lovina menjadi salah satu destinasi terbaik untuk gaya liburan ini karena menawarkan suasana yang tenang, aktivitas sederhana, serta kesempatan berinteraksi lebih dekat dengan kehidupan masyarakat lokal.

Di pagi hari, wisatawan dapat menikmati kopi di kafe kecil, berjalan kaki di sepanjang pantai, atau menghabiskan waktu membaca sambil menikmati semilir angin laut.

BACA JUGA: Wisata Pontianak: 15 Destinasi Ikonik, Kuliner Legendaris, dan Susur Sungai Kapuas

6. Mencicipi Kuliner Lokal Bali Utara

Selain wisata alam, kawasan Lovina juga menawarkan banyak warung tradisional yang menyajikan masakan khas Bali Utara.

Wisatawan dapat menikmati hidangan laut segar, sate lilit, ayam betutu, hingga berbagai olahan ikan hasil tangkapan nelayan setempat dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibanding kawasan wisata di Bali Selatan.

7. Menginap di Seririt untuk Pengalaman Lebih Autentik

Bagi wisatawan yang ingin benar-benar menikmati suasana Bali Utara, kawasan Seririt bisa menjadi pilihan menginap. Lokasinya berada di sebelah barat Lovina sehingga tetap dekat dengan titik keberangkatan tur lumba-lumba, Air Panas Banjar, maupun Singaraja.

Salah satu akomodasi yang dapat dipilih adalah Liberta Home Lovina, yang berlokasi di Jalan Udayana II No. 61, Seririt.

Menginap di Seririt memberikan pengalaman berbeda karena kawasan ini masih mempertahankan suasana kota kecil Bali yang tenang dan jauh dari keramaian wisata.

(mc/ns)