
Foto: IST
Mounture.com — Pontianak merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Barat yang dikenal sebagai Kota Khatulistiwa. Julukan tersebut bukan tanpa alasan, karena kota ini berada tepat di garis lintang nol derajat atau garis khatulistiwa yang membelah bumi menjadi belahan utara dan selatan.
Selain terkenal dengan Tugu Khatulistiwa, Pontianak juga menawarkan wisata sejarah, budaya, panorama Sungai Kapuas, hingga aneka kuliner khas hasil perpaduan budaya Melayu, Tionghoa, dan Dayak.
Jika Anda berencana berlibur ke Kalimantan Barat, berikut rekomendasi tempat wisata di Pontianak yang sayang untuk dilewatkan.
1. Tugu Khatulistiwa, Ikon Wisata Pontianak
Tak lengkap rasanya berkunjung ke Pontianak tanpa mampir ke Tugu Khatulistiwa. Monumen ini menjadi simbol Kota Pontianak sekaligus penanda garis lintang nol derajat. Pengunjung dapat berdiri tepat di garis yang membelah bumi menjadi dua belahan.
Waktu terbaik berkunjung adalah saat fenomena kulminasi matahari yang biasanya terjadi sekitar bulan Maret dan September. Pada momen ini, matahari tepat berada di atas kepala sehingga benda tampak tidak memiliki bayangan.
2. Menikmati Senja di Sungai Kapuas
Sungai Kapuas merupakan sungai terpanjang di Indonesia dan menjadi urat nadi kehidupan masyarakat Pontianak. Salah satu aktivitas favorit wisatawan adalah susur Sungai Kapuas menggunakan kapal wisata dari kawasan Alun-Alun Kapuas.
Menjelang sore hingga malam hari, suasana sungai menjadi semakin indah dengan panorama matahari terbenam dan lampu-lampu kota yang mulai menyala.
3. Keraton Kadriah, Jejak Sejarah Kesultanan Pontianak
Bagi pencinta wisata sejarah, Keraton Kadriah menjadi destinasi yang wajib dikunjungi. Istana peninggalan Kesultanan Pontianak ini menyimpan berbagai koleksi bersejarah, mulai dari benda pusaka hingga foto-foto keluarga kerajaan.
Arsitekturnya yang khas juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
4. Masjid Jami’ Sultan Syarif Abdurrahman
Tak jauh dari Keraton Kadriah berdiri Masjid Jami’ Sultan Syarif Abdurrahman, salah satu masjid tertua di Kalimantan Barat. Bangunan yang didominasi kayu belian atau kayu besi ini masih berdiri kokoh dan menjadi saksi sejarah berdirinya Kota Pontianak.
BACA JUGA: Gunung Lawu via Singolangu, Jalur Pendakian Klasik dengan Pemandangan Telaga Sarangan
5. Rumah Radakng
Ingin mengenal budaya Dayak lebih dekat? Kunjungi Rumah Radakng, rumah adat suku Dayak yang menjadi salah satu rumah panjang terbesar di Indonesia.
Bangunan ini sering digunakan sebagai lokasi pertunjukan seni, festival budaya, hingga berbagai acara adat.
6. Aloevera Center
Pontianak juga terkenal sebagai salah satu daerah penghasil lidah buaya berkualitas. Di Aloevera Center, pengunjung dapat melihat budidaya lidah buaya berukuran besar sekaligus membeli berbagai produk olahan seperti minuman, makanan, hingga kosmetik sebagai oleh-oleh.
7. Menikmati Budaya Ngopi di Warung Kopi Legendaris
Budaya minum kopi sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Pontianak. Beberapa warung kopi yang populer antara lain Kopi Asiang, dan Aming Coffee.
Selain menikmati cita rasa kopi khas Pontianak, wisatawan juga dapat merasakan suasana hangat interaksi sosial masyarakat lokal.
8. Berburu Kuliner Malam di Jalan Gajah Mada
Saat malam tiba, kawasan Jalan Gajah Mada berubah menjadi surga kuliner. Beragam makanan khas bisa ditemukan di sini, mulai dari pisang goreng srikaya, bubur pesawat, Ce Hun Tiao, aneka seafood, hingga makanan khas Tionghoa Pontianak.
BACA JUGA: Libur Sekolah 2026, Disbudpar Jatim Imbau Wisatawan Utamakan Keselamatan Saat Berwisata
9. Mencicipi Choipan
Salah satu kuliner yang wajib dicoba adalah Choipan. Makanan khas masyarakat Tionghoa Pontianak ini terbuat dari tepung beras dengan isian bengkuang, talas, kucai, atau rebung yang disajikan bersama bawang putih goreng dan sambal.
10. Menikmati Pengkang
Pengkang merupakan makanan khas Pontianak berupa ketan berisi ebi yang dibungkus daun pisang lalu dibakar. Biasanya hidangan ini disajikan bersama sate kerang dengan cita rasa gurih yang khas.
11. Bakmi Kepiting Pontianak
Kuliner legendaris lainnya adalah Bakmi Kepiting. Perpaduan mi kenyal, daging kepiting segar, dan kuah kaldu gurih menjadikannya salah satu makanan favorit wisatawan.
12. Bubur Pedas
Meski namanya bubur pedas, hidangan ini tidak selalu memiliki rasa yang pedas. Bubur khas Melayu ini dibuat dari beras yang disangrai lalu dimasak bersama berbagai rempah dan aneka sayuran sehingga menghasilkan cita rasa gurih yang unik.
13. Ce Hun Tiao
Saat cuaca panas, jangan lewatkan Ce Hun Tiao. Minuman segar khas Pontianak ini berisi kacang merah, cincau, tepung sagu, gula merah, santan, dan es serut.
14. Alun-Alun Kapuas
Alun-Alun Kapuas menjadi tempat favorit warga untuk bersantai pada sore hingga malam hari. Lokasinya yang berada di tepi sungai membuat suasananya nyaman untuk menikmati panorama kota.
15. Menikmati Fenomena Kota Khatulistiwa
Selain mengunjungi berbagai destinasi, pengalaman paling berkesan di Pontianak adalah merasakan atmosfer kota yang berdiri tepat di garis khatulistiwa.
Perpaduan budaya Melayu, Dayak, dan Tionghoa menjadikan Pontianak sebagai destinasi wisata yang kaya akan sejarah, tradisi, serta kuliner.
(mc/ril)





