Ragam Teh Nusantara yang Unik, dari Teh Tarik Aceh hingga Teh Poci Tegal

Foto: Shutterstock/bachtiar.photography

Mounture.com — Indonesia tak hanya dikenal sebagai negara penghasil teh, tetapi juga memiliki tradisi minum teh yang sangat beragam. Hampir setiap daerah punya racikan teh khas dengan cita rasa, cara penyajian, hingga filosofi yang berbeda-beda.

Mulai dari teh yang disajikan hangat untuk menemani obrolan, hingga racikan tradisional yang dipercaya mampu menjaga stamina tubuh, semua menjadi bagian dari kekayaan budaya Nusantara. Keunikan inilah yang membuat teh tradisional Indonesia menarik untuk dijelajahi.

Berikut beberapa ragam teh Nusantara yang populer di berbagai daerah Indonesia seperti dikutip dari laman Kementerian Pariwisata Indonesia.

1. Teh Tarik Khas Aceh

Teh Tarik menjadi salah satu minuman khas Aceh yang cukup populer. Minuman ini dibuat dari campuran teh dan susu kental manis yang kemudian “ditarik” berulang kali hingga menghasilkan busa lembut di bagian atasnya.

Selain menciptakan tekstur yang khas, proses menarik teh juga membuat rasa teh dan susu menjadi lebih menyatu. Di Aceh, teh tarik identik dengan suasana hangat saat berkumpul dan mengobrol bersama.

2. Teh Beras dari Sumatera Utara

Teh Beras merupakan minuman tradisional khas Sumatera Utara yang dibuat dengan campuran beras sangrai.

Beras yang sudah disangrai memberikan aroma khas dan rasa unik pada teh. Minuman ini kerap disajikan dalam berbagai acara adat dan menjadi bagian dari tradisi masyarakat setempat.

BACA JUGA: Ini Biaya Tiket Masuk Taman Wisata Alam Malino Terbaru

3. Teh Talua Khas Minangkabau

Teh Talua merupakan minuman khas Minangkabau yang terbuat dari campuran teh, kuning telur, gula, dan perasan jeruk nipis.

Racikan ini menghasilkan rasa unik dengan tekstur yang lebih creamy. Masyarakat Sumatera Barat percaya teh talua dapat membantu meningkatkan stamina dan menjaga kebugaran tubuh.

4. Teh Poci yang Legendaris dari Tegal

Teh Poci menjadi salah satu tradisi minum teh paling terkenal di Jawa Tengah, khususnya Tegal.

Teh melati diseduh menggunakan poci tanah liat sehingga menghasilkan aroma lebih harum dan rasa yang khas. Penyajiannya biasanya ditemani gula batu yang dibiarkan larut perlahan tanpa diaduk.

Tradisi ini melahirkan filosofi sederhana tentang kehidupan, yaitu manis akan terasa pada waktunya.

5. Teh Ginastel dari Jawa Tengah

Teh Ginastel merupakan singkatan dari “ginak-ginuk, panas, legi, kentel”.

Nama tersebut menggambarkan sensasi minum teh yang hangat, manis, dan kental. Teh ini banyak ditemukan di warung tradisional di wilayah Jawa Tengah.

BACA JUGA: Tips Olahraga Jalan Pagi agar Tubuh Lebih Sehat dan Bugar

6. Teh Kampul Khas Solo dan Yogyakarta

Teh Kampul adalah teh manis yang disajikan dengan irisan jeruk nipis.

Perpaduan rasa manis dan segar dari jeruk menciptakan sensasi minum teh yang ringan dan menyegarkan. Minuman ini cukup populer di Solo dan Yogyakarta.

7. Teh Gaharu dan Teh Gurah

Teh Gaharu dan Teh Gurah dikenal sebagai teh herbal yang banyak ditemukan di wilayah Jawa dan Sumatera.

Kedua jenis teh ini dipercaya memiliki manfaat untuk membantu menjaga kondisi tubuh dan kesehatan.

8. Es Teh Jumbo yang Populer di Yogyakarta

Es Teh Jumbo menjadi salah satu sajian minuman yang identik dengan suasana santai di Yogyakarta.

Disajikan dalam gelas berukuran besar, es teh ini cocok dinikmati bersama teman maupun keluarga. Selain menyegarkan, es teh jumbo juga lekat dengan budaya kebersamaan.

(mc/pd)