Tumbuhan yang Bisa Jadi Sumber Air di Hutan

Ilustrasi mencari air (Mounture.com/Ilham)

Mounture.com — Saat melakukan aktivitas di alam bebas, kebutuhan air menjadi hal yang sangat penting. Saking pentingnya, penggiat alam bebas pun harus melakukan berbagai cara untuk bisa mendapatkan air saat berkegiatan di luar ruang tersebut.

Kendati menyiapkan persediaan air memang dibutuhkan, namun ada kalanya persediaan air tersebut habis di perjalanan. Namun tak perlu khawatir sebab banyak teknik untuk mendapatkan air di alam bebas. Mulai dari perangkap embun, atau juga bisa mendapatkan dari vegetasi/tumbuhan.

Adapun untuk penggunaan tumbuhan, ada beberapa jenis tumbuhan yang bisa digunakan untuk menyimpan air pada bagian-bagian tertentu yang bisa dimanfaatkan sebagai persediaan air minum. Nah, dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa tumbuhan yang bisa dijadikan sumber air saat di hutan atau gunung.

1. Kantong semar

Tumbuhan ini mempunyai bentuk seperti corong, dan biasanya tumbuhan ini mampu menyimpan air didalamnya. Cairan yang ada di dalam tumbuhan kantong semar inipun aman untuk dikonsumsi saat persediaan air mulai berkurang.

2. Lumut

Saat berada di hutan, kalian pastinya tidak akan sulit menemukan tumbuhan lumut. Adapun tumbuhan ini bisa menjadi alternatif dalam mencari persediaan air, di mana kalian bisa menjilatinya atau memeras lumut dalam jumlah yang banyak untuk bisa mendapatkan air.

3. Kelopak bunga

Beberapa bunga memiliki kelopak yang cukup besar, dan saat di pagi hari biasanya kelopak-kelopak tersebut menyimpan air. Untuk bisa mendapatkan air, carilah kelopak bunga yang berbentuk cekung saat pagi hari.

4. Daun talas

Sudah tidak dapat dipungkiri, daun talas merupakan salah satu tumbuhan yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan air. Di mana air akan tergenang di daun talas, namun sebelum mengkonsumsinya, sebaiknya kalian merebus air yang ada di daun talas tersebut.

5. Bambu

Bambu juga bisa dijadikan sebagai alternatif untuk mendapatkan air, yang mana batang bambu biasanya menyimpan air hujan di dalamnya. Caranya, carilah batang bambu dan ketuk batang tersebut di mana jika bunyinya tidak nyaring maka berpotensi menyimpan air di dalamnya. (MC/PC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.