Ini Teknik Jalan Saat Mendaki dan Turun Gunung

(Mounture.com) — Dalam hal pendakian, kita sering menemukan kesulitan ketika berjalan baik itu saat akan mendaki ke puncak gunung, maupun turun dari gunung. Hal ini dipengaruhi dengan trek yang sulit ataupun dengan kontur jalan yang terkadang licin atau bahkan berpasir maupun bebatuan.

Berikut ini beberapa teknik berjalan untuk mendaki atau turun gunung yang dikutip dari berbagai sumber.

1. Usahakan berjalan dengan badan lurus untuk menyeimbangkan badan atas dan bawah. Pusatkan beban di area pinggang, bukan pundak. Selalu bertumpu pada tumit saat kaki mendarat, kaki harus sedikit membengkok dengan santai, tidak boleh lurus, dan jatuh sejajar dengan badan.

2. Mengambil jarak langkah yang terlalu lebar dari badan sangat tidak disarankan karena akan beresiko cedera lebih besar dan menguras energi.

3. Saat kaki telah mendarat sepenuhnya, maka berat tubuh akan bertumpu pada seluruh permukaan kaki sebelum memulai untuk melangkah pergi.

4. Tumpuan berat kini akan beralih pada kaki sebelah, di mana kaki yang akan melangkah maju menjadi tuas yang kuat untuk mendorong tubuh kedepan, gunakan kelima jari kaki untuk mencengkeram pijakan sehingga keseimbangan melangkah akan didapat. Lakukan hal ini dengan perlahan, tidak terburu-buru yang mengakibatkan kaki bekerja terlalu keras yang dapat berujung pada cedera.

5. Saat berjalan, usahakan tangan tetap berada di samping badan, bukan di depan pundak. Lebih baik lagi bila menggunakan trekking pole saat medan yang ditempuh cukup sulit untuk membantu memudahkan tumpuan beban pada tubuh.

6. Selanjutnya adalah ketika berjalan pada tanjakan naik. Tetap gunakan langkah sedang yang sejajar dengan badan atas, tidak membungkuk. Posisi badan agak bersandar kedepan, tapi tidak membungkuk. Porsi banyaknya bersandar adalah tergantung dari sudut kemiringan medan.

7. Buat gerakan mendorong kedepan dengan kaki belakang yang lurus, sedang kaki depan menapak perlahan. Bila menggunakan trekking pole, tempatkan pada samping badan, tidak di depan, tidak juga terlalu jauh, untuk menstabilkan keseimbangan badan saat melangkah.

8. Saat menuruni tanjakan, tetap gunakan tumit dahulu saat mendarat dengan kaki yang dibengkokan perlahan, tidak lurus. Hal ini untuk menghindari terjadinya cedera pada sendi lutut.

9. Bila menggunakan trekking pole, panjangkan jangkauannya untuk memudahkan tumpuan badan saat menuruni tanjakan. Hindari juga kebiasaan memutar engkel kaki dengan tujuan menyesuaikan kaki dengan medan. (MC/PC)

Foto: Instagram/@shiikzky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.