Cara Melihat Embun Es Dieng, Fenomena Langka yang Dijuluki “Salju Indonesia”

Embun Upas Dieng

Foto: IST

Mounture.com — Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah memiliki banyak daya tarik yang membuat wisatawan selalu ingin kembali. Selain panorama alam, kawah vulkanik, dan kompleks candi bersejarah, kawasan ini juga terkenal dengan fenomena langka bernama Embun Es Dieng atau yang lebih dikenal sebagai Embun Upas.

Fenomena ini sering dijuluki sebagai “salju Indonesia” karena lapisan es tipis yang menutupi rumput dan tanaman pada pagi hari sekilas menyerupai hamparan salju. Tak heran jika banyak wisatawan rela datang dini hari demi menyaksikan momen langka tersebut secara langsung.

Namun, melihat Embun Upas tidak bisa dilakukan sembarangan. Dibutuhkan waktu, lokasi, dan kondisi cuaca yang tepat agar peluang menyaksikan fenomena ini semakin besar.

Embun Upas merupakan fenomena terbentuknya kristal es dari embun yang membeku akibat suhu udara yang sangat rendah. Saat musim kemarau, suhu di kawasan Dieng dapat turun hingga mendekati 0 derajat Celsius, bahkan terkadang berada di bawah titik beku.

Ketika kondisi langit cerah dan kelembapan udara cukup tinggi, embun yang menempel pada rumput serta dedaunan akan membeku dan membentuk lapisan es tipis berwarna putih.

Masyarakat setempat menyebutnya sebagai “upas” yang berarti racun karena lapisan es tersebut sering menyebabkan tanaman pertanian mengalami kerusakan akibat suhu ekstrem.

BACA JUGA: 4 Lokasi Camping Dekat Jakarta yang Cocok untuk Berakhir Pekan

Tidak semua area di Dieng memiliki peluang yang sama untuk memunculkan Embun Upas. Beberapa lokasi yang paling sering menjadi titik pengamatan antara lain:

– Kompleks Candi Arjuna

Kompleks Candi Arjuna menjadi lokasi favorit wisatawan untuk berburu Embun Upas. Hamparan rumput luas di sekitar area candi sering berubah menjadi putih ketika suhu mencapai titik beku.

– Candi Setyaki

Lokasinya yang tidak jauh dari Kompleks Candi Arjuna membuat kawasan ini juga sering menjadi tempat munculnya lapisan embun es pada pagi hari.

– Lapangan Pandawa

Area terbuka yang luas memungkinkan suhu udara turun lebih rendah saat malam hari. Karena itu, Lapangan Pandawa menjadi salah satu spot terbaik untuk menikmati fenomena frost khas Dieng.

BACA JUGA: Keselamatan Pendaki Jadi Prioritas, TN Gunung Rinjani Perbaiki Jalur Sembalun hingga Torean

Banyak wisatawan gagal melihat Embun Upas karena datang pada waktu yang kurang tepat. Padahal, waktu menjadi faktor paling penting dalam berburu fenomena ini.

Periode terbaik biasanya terjadi pada Juni hingga Agustus, saat musim kemarau mencapai puncaknya. Pada periode ini, langit cenderung cerah dan suhu malam hari bisa turun drastis.

Embun es umumnya mulai terlihat sejak subuh hingga sekitar pukul 05.30–06.15 WIB. Setelah matahari mulai meninggi, lapisan es perlahan mencair dan menghilang. Karena itu, wisatawan disarankan sudah berada di lokasi sebelum matahari terbit agar tidak kehilangan momen terbaik.

Meski tidak bisa diprediksi secara pasti, ada beberapa indikator yang dapat meningkatkan peluang melihat Embun Es Dieng.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain suhu malam hari berada di bawah 5 derajat Celsius, langit cerah tanpa awan tebal, kecepatan angin rendah atau relatif tenang, dan tidak terjadi hujan pada malam sebelumnya.

Jika kondisi tersebut terpenuhi, peluang terbentuknya embun es pada pagi hari biasanya lebih besar dibanding hari-hari biasa.

Untuk diketahui, musim bediding di Dieng terkenal memiliki suhu yang sangat dingin. Karena itu, wisatawan perlu mempersiapkan perlengkapan yang memadai.

1. Gunakan Pakaian Berlapis

Kenakan pakaian hangat dengan sistem layering, seperti:

– Kaos thermal
– Jaket tebal
– Celana panjang
– Kaus kaki tebal
– Sarung tangan
– Kupluk atau penutup kepala

2. Jangan Berangkat dengan Perut Kosong

Suhu dingin ekstrem dapat membuat tubuh lebih cepat kehilangan energi. Mengonsumsi makanan ringan atau sarapan sebelum berburu Embun Upas dapat membantu menjaga kondisi tubuh tetap prima.

3. Siapkan Baterai Cadangan

Cuaca dingin sering membuat baterai ponsel dan kamera lebih cepat habis. Pastikan perangkat elektronik sudah terisi penuh sebelum berangkat.

4. Fenomena Alam yang Tidak Bisa Dijamin

Perlu diingat bahwa Embun Upas merupakan fenomena alam yang sangat bergantung pada kondisi cuaca. Meskipun datang pada musim terbaik, tidak ada jaminan lapisan es akan muncul setiap hari.

Karena itu, wisatawan sebaiknya tetap menikmati keindahan Dieng secara keseluruhan. Sunrise yang memukau, udara pegunungan yang sejuk, serta lanskap khas dataran tinggi tetap menjadi daya tarik utama kawasan ini.

(mc/pd)