5 Gunung Indonesia dengan Nama Anti-Mainstream dan Cerita Menarik

Puncak Gunung Suket di Jawa Timur – Foto: Google Image/IST

Mounture.com — Indonesia dikenal sebagai negara dengan ribuan gunung yang membentang dari Sabang hingga Merauke. Di balik keindahan alamnya, ternyata ada sejumlah gunung yang memiliki nama unik dan menyimpan cerita menarik di balik penamaannya.

Sebagian nama gunung berasal dari kondisi alam, legenda masyarakat setempat, hingga tokoh yang pernah singgah di kawasan tersebut. Bahkan, beberapa di antaranya masih belum begitu populer di kalangan pendaki karena lokasinya yang relatif sepi.

Berikut lima gunung di Indonesia dengan nama unik beserta asal-usulnya.

1. Gunung Suket, Gunung dengan Hamparan Rumput Hijau

Terletak di dekat Gunung Raung, Jawa Timur, Gunung Suket termasuk gunung yang masih jarang didaki sehingga suasananya relatif sepi.

Nama “Suket” berasal dari bahasa Jawa yang berarti rumput. Penamaan ini tidak lepas dari bentang alam gunung yang didominasi sabana luas dengan hamparan rumput hijau yang tumbuh alami.

Bagi pecinta alam, Gunung Suket menawarkan panorama sabana yang masih asri dan belum terlalu ramai oleh aktivitas pendakian.

2. Gunung Daun, Hijau Seperti Daun dari Kejauhan

Gunung Daun berada di Provinsi Bengkulu. Nama gunung ini berasal dari tampilannya yang terlihat hijau pekat ketika dipandang dari kejauhan. Warna tersebut menyerupai daun sehingga masyarakat sekitar kemudian menamainya sebagai Gunung Daun.

Keindahan vegetasi yang masih lebat menjadi salah satu daya tarik kawasan pegunungan ini.

BACA JUGA: 5 Sumber Mata Air Terindah di Malang yang Wajib Masuk Daftar Liburan

3. Gunung Batu Daya, Gunung Batu yang Menipu Pandangan

Berada di Provinsi Kalimantan Barat, Gunung Batu Daya dikenal sebagai gunung batu yang tersusun dari formasi batuan raksasa.

Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, nama Batu Daya berasal dari batu yang mampu “memperdaya” manusia. Dari kejauhan gunung ini tampak kecil, tetapi ketika didekati ukurannya ternyata jauh lebih besar dari perkiraan.

Keunikan bentuk geologinya membuat Gunung Batu Daya menjadi salah satu gunung yang menarik untuk dipelajari.

4. Gunung Panderman, Terinspirasi Nama Orang Belanda

Gunung Panderman merupakan salah satu gunung favorit di Kota Batu, Jawa Timur, dengan ketinggian sekitar 2.045 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Gunung ini memiliki puncak bernama Basundara dan menyuguhkan panorama Kota Batu dari ketinggian. Konon, nama Panderman berasal dari seorang berkebangsaan Belanda bernama Van Der Man yang mengagumi keindahan gunung tersebut pada masanya. Seiring waktu, penyebutannya berubah menjadi Panderman.

5. Gunung Wanggameti, Nama yang Bermakna Kehidupan

Berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Gunung Wanggameti terkenal akan hutan tropis dan keanekaragaman hayatinya. Nama Wanggameti berasal dari bahasa setempat yang memiliki arti “menghalau kematian.”

Makna tersebut berkaitan dengan peran gunung ini sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar karena menjadi kawasan tangkapan air sekaligus penyangga ekosistem di wilayah tersebut.

(mc/pd)