Mendaki Gunung saat Musim Hujan? Pertimbangkan Hal Ini

(Mounture.com) — Saat ini kegiatan mendaki gunung menjadi sebuah aktivitas yang banyak diminati baik kalangan tua atau muda. Kendati menjadi kegiatan yang menyenang, namun mendaki gunung juga aktivitas yang memiliki risiko, salah satunya adalah cuaca.

Memasuki musim hujan seperti sekarang ini, para calon pendaki sangat disarankan untuk mempertimbangkan untuk melakukan aktivitas di luar ruang (outdoor) ini. Berikut ini beberapa alasan yang membuat kalian harus mempertimbangan untuk melakukan pendakian di musim hujan, seperti dilansir dari laman Arei Outdoor.

1. Jalur pendakian semakin sulit

Alasan pertama adalah soal perubahan kondisi jalur pendakian. Musim hujan atau terjadi hujan yang deras akan membuat jalur pendakian semakin sulit untuk didaki. Hal tersebut karena jalurnya semakin licin dan membuat risiko cedera semakin besar. Hujan yang sangat deras akan membuat jalur pendakian becek. Hal ini pastinya akan membahayakan kondisi pendaki itu sendiri.

2. Barang bawaan semakin banyak

Musim hujan membuat kalian, mau tidak mau, akan membawa barang bawaan peralatan outdoor lebih banyak. Hal tersebut karena musim hujan akan rawan dengan baju kotor dan basah sehingga baju ganti bawaan akan lebih banyak.

Selain itu, stok makanan dan minuman juga akan lebih banyak karena hujan akan membuat suhu lebih dingin sehingga kondisi fisiologis akan berubah. Jalur yang sulit dan barang bawaan yang lebih berat tentu akan merepotkan.

3. Banyak petir

Alasan lain mengapa naik gunung saat musim hujan tidak dianjurkan adalah adanya petir. Saat musim hujan, kemungkinan munculnya petir akan lebih tinggi, apalagi jika hujan deras dan hujan badai. Jika kalian mendaki ke tempat yang lebih tinggi dan memiliki banyak pepohonan, maka kalian akan lebih memiliki risiko untuk tersambar petir.

Selain itu, jalur pendakian yang tanpa pepohonan pun justru malah akan meningkatkan risiko tersambar karena kalian satu-satunya benda yang tegak berdiri.

4. Pemandangan tertutup kabut

Jika kalian mendaki gunung dengan niat melihat pemandangan dari puncak gunung, maka kalian harus mengubur keinginan tersebut. Saat musim hujan, kemungkinan melihat pemandangan cantik tersebut belum tentu akan kalian dapati.

Hal tersebut karena saat musim hujan, puncak gunung dan udara di sekitar gunung akan dipenuhi oleh kabut. Kabut ini akan menutup semua keindahan visual alam, bahkan juga mengurangi jarak pandang saat mendaki.

5. Hipotermia

Naik gunung saat musim hujan akan meningkat risiko hipotermia. Naik gunung saat hujan akan membuat pakaian beserta barang outdoor menjadi basah, dan akan mempengaruhi suhu tubuh (menurunkan suhu tubuh). Selain itu, hujan juga akan mengubah suhu lingkungan gunung lebih rendah lagi dan hal tersebut tentu akan meningkatkan risiko hipotermia. (MC/RIL)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.