Indonesia Coffee Expo 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Hadirkan 75 Brand dan Dorong Ekosistem Bisnis Kopi Nasional

Indonesia Coffee Expo 2026 Surabaya

Mounture.com — Gelaran pameran kopi nasional Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 resmi dibuka di Grand City Convention Hall, Surabaya, Jumat, 29 Mei 2026.

Berlangsung selama tiga hari hingga 31 Mei 2026, Surabaya menjadi kota pertama sekaligus pembuka rangkaian roadshow nasional yang mengintegrasikan ekosistem bisnis dan gaya hidup kopi dari hulu hingga hilir.

Pameran yang diselenggarakan oleh Dyandra Promosindo bersama Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) ini mendapat dukungan penuh dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) sebagai mitra utama.

Peresmian pembukaan ditandai dengan seremoni pemotongan pita oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, Heru Suseno.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum SCAI Daryanto Witarsa, Vice Project Director ICX Rumpoko Hadi, jajaran direksi BTN, serta perwakilan Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (APKRINDO).

BACA JUGA: Tren Slow Travel Meningkat saat Libur Panjang Waisak dan Hari Lahir Pancasila 2026

Dalam sambutannya, Heru Suseno menegaskan bahwa Surabaya memiliki posisi strategis sebagai pusat pasar hilir industri kopi untuk kawasan Indonesia Timur. Menurutnya, keberlanjutan industri kopi sangat bergantung pada sinergi antara sektor hulu dan hilir.

“Kami di Dinas Perkebunan memiliki kepentingan besar terhadap perkembangan kopi di Jawa Timur karena posisi kami ada di sisi hulu, yaitu para petani kopi. Kami bisa mendorong penanaman kopi, tetapi tanpa pasar dan penyerapan yang baik, petani tidak dapat menjual hasil panennya. Karena itu, hulu dan hilir harus berjalan beriringan agar manfaatnya benar-benar dirasakan petani,” ujar Heru.

Ia menambahkan, Jawa Timur memiliki peran penting dalam industri kopi nasional. Berdasarkan data tahun 2025, produksi kopi Jawa Timur mencapai sekitar 78,8 ribu ton dan menempati posisi keempat terbesar di Indonesia setelah Sumatera Selatan, Lampung, dan Sumatera Utara.

Vice Project Director Indonesia Coffee Expo 2026, Rumpoko Hadi, mengatakan bahwa industri kopi Indonesia saat ini terus menunjukkan pertumbuhan yang positif. Kopi tidak lagi sekadar produk konsumsi, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup, ruang kreativitas, sekaligus peluang bisnis yang menjanjikan.

“Pertumbuhan industri kopi membutuhkan wadah yang mampu mempertemukan pelaku usaha, komunitas, pecinta kopi, dan masyarakat luas dalam sebuah kolaborasi untuk membangun ekosistem yang lebih lengkap dan terintegrasi,” kata Rumpoko.

Mengusung tema Brewing Business, Shaping Lifestyle, and Coffee Excellence, Indonesia Coffee Expo 2026 Surabaya menghadirkan lebih dari 75 brand dari berbagai sektor industri kopi yang menampilkan inovasi produk, teknologi, hingga layanan terbaru.

Menurut Rumpoko, Surabaya dipilih sebagai kota pembuka karena memiliki pertumbuhan ekosistem kopi yang sangat pesat serta antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap budaya ngopi dan bisnis kopi.

BACA JUGA: KA Blambangan Ekspres Jadi Kereta Jarak Terjauh di Indonesia, Angkut 162 Ribu Penumpang Awal 2026

Sebagai mitra utama pameran, BTN menghadirkan platform digital Bale by BTN untuk mendukung transaksi dan aktivitas bisnis selama penyelenggaraan ICX 2026.

Direktur Risk Management BTN, Setiyo Wibowo, menyebut industri kopi merupakan salah satu sektor yang berkembang pesat dan dekat dengan gaya hidup generasi muda, sehingga memiliki potensi besar untuk terus tumbuh.

“BTN memfasilitasi para penikmat kopi maupun pelaku usaha agar bisa berkembang. Ini merupakan segmen yang sangat menarik bagi BTN,” ujarnya.

Selain menyediakan akses pembiayaan melalui kredit usaha, BTN juga memperkuat sistem pembayaran digital selama pameran berlangsung. Seluruh transaksi di ICX 2026 didorong menggunakan sistem cashless melalui QRIS pada aplikasi Bale by BTN maupun mesin EDC BTN.

“Untuk pendanaan bisnis kopi kami mendukung melalui perkreditan dan kemudahan pembayaran digital lewat Bale, salah satu platform digital yang kami miliki,” kata Setiyo.

Ia menambahkan bahwa transformasi digital menjadi fokus BTN dalam memperluas layanan kepada masyarakat dan pelaku UMKM.

“BTN bukan hanya bank penyedia kredit perumahan. Kami bertransformasi menjadi bank digital dengan platform yang terus dikembangkan untuk memudahkan berbagai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang ingin mengunjungi Indonesia Coffee Expo 2026 Surabaya, tiket reguler tersedia dengan harga Rp10.000 melalui situs resmi Indonesia Coffee Expo dan Dyandra Tiket.

Penyelenggara juga menawarkan promo Buy 1 Get 2 seharga Rp25.000, serta harga khusus mulai dari Rp5.000 bagi pengunjung yang melakukan transaksi menggunakan aplikasi Bale by BTN.

Dengan menghadirkan puluhan brand kopi, pelaku industri, komunitas, hingga dukungan sektor perbankan, Indonesia Coffee Expo 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem industri kopi nasional sekaligus membuka peluang bisnis baru bagi pelaku usaha kopi Indonesia.

(mc/pd)