Ini Fakta Tentang Porter Gunung

Porter di gunung (Mounture.com/Dion)

Mounture.com — Dalam setiap pendakian, pastinya kalian akan menemui jasa porter di basecamp-basecamp pendakian. Bahkan kalian juga akan menemui porter-porter gunung ini berseliweran di sepanjang jalur pendakian.

Adapun porter gunung bisa menjadi pilihan bagi sebagian pendaki yang ingin melakukan pendakian namun tidak sanggup membawa beban terlalu berat. Nah, berikut beberapa fakta terkait porter gunung yang perlu kalian ketahui, seperti dirangkum dari berbagai sumber.

1. Penduduk sekitar,

Porter gunung biasanya adalah penduduk sekitar perkampungan di kaki gunung, mereka pun sudah terbiasa dan hafal akan jalur pendakian serta kondisi alam sekitar. Para porter ini biasanya pun sudah seringkali melakukan pendakian sehingga layak pula menjadi pemandu.

2. Terbiasa mengangkat beban berat,

Tidak ada pelatihan khusus untuk menjadi seorang porter gunung. Sebab, mereka sudah terbiasa memikul beban berat saat melakukan aktivitas keseharian, seperti bertani atau kegiatan lainnya. Tak hanya kaum muda, porter pun terkadang ada yang sudah cukup berumur namun masih memiliki kekuatan yang tidak kalah dengan yang muda.

3. Kuat dan gesit,

Tak usah meragukan kekuatan para porter gunung, sebab mereka sanggup membawa beban yang bahkan melebihi berat badan mereka. Selain itu mereka pun cekatan dalam hal melintasi berbagai medan di jalur pendakian. Tak jarang beberapa porter pun terkadang hanya mengenakan sandal jepit kala melakukan tugasnya.

4. Ramah dan sopan,

Karakteristik masyarakat Indonesia merupakan orang yang ramah, dan dikenal sopan. Adapun porter merupakan salah satu potret masyarakat Indonesia yang selalu ramah, tak jarang mereka pun menyapa dan menebar senyum ketika berpapasan dengan pendaki. Dan bagi kita pendaki pun harus mencontoh sikap porter yang ramah dan sopan itu.

5. Solidaritas tinggi,

Para porter ini terbilang memiliki solidaritas yang tinggi, mereka biasanya pun tergabung dalam sebuah paguyuban atau kelompok secara bergantian mendapatkan giliran menjadi pemandu. Jadi diantara porter tidak ada monopoli.

6. Bisa jadi pemandu,

Porter tidak melulu membawa barang-barang pendaki, namun juga seringkali menjadi pemandu bagi para pendaki. Pasalnya, mereka sangat mengenal medan pendakian jadi sudah barang tentu mereka hafal.

7. Bisa jadi koki handal,

Di beberapa gunung, selain membawa barang bawaan pendaki, porter juga mempunyai tanggung jawab lainnya, seperti menjadi juru masak atau koki. Maka jangan heran jika para porter ini akan lebih dulu sampai, sebab mereka akan memastikan tempat beristirahat dan makanan sudah tersedia.

8. Gunung jadi tempat mencari uang,

Porter gunung merupakan sumber pencaharian bagi sebagian penduduk di sekitar gunung. Ketika musim pendakian ditutup, maka biasanya para porter gunung ini menjadi petani atau melakukan pekerjaan lainnya. (MC/PC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.