
Foto: TN Gunung Gede Pangrango
Mounture.com — Melakukan pendakian gunung tak selalu harus bermalam dan mendirikan tenda. Bagi pendaki yang ingin melakukan perjalanan singkat, pendakian tek-tok atau naik turun gunung tanpa camp bisa menjadi pilihan.
Pendakian tek-tok memiliki sensasi tersendiri karena pendaki dituntut menyelesaikan perjalanan menuju puncak dan kembali ke titik awal dalam satu hari. Meski demikian, kegiatan ini tetap membutuhkan persiapan matang, terutama dalam memilih gunung, memperhitungkan waktu tempuh, kondisi fisik, serta perlengkapan yang dibawa.
Bagi pendaki yang ingin mencoba pendakian tek-tok, terdapat sejumlah gunung di Pulau Jawa yang kerap menjadi pilihan. Berikut beberapa di antaranya:
1. Gunung Gede Pangrango
Gunung Gede Pangrango yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) menjadi salah satu pilihan bagi pendaki yang ingin melakukan pendakian tek-tok.
Terdapat tiga jalur pendakian resmi, yakni Cibodas, Putri, dan Selabintana. Untuk pendakian tek-tok, jalur Cibodas dan Putri lebih sering menjadi pilihan karena karakteristik serta akses jalurnya.
Meski dapat dilakukan tanpa camp, pendaki tetap perlu memperhitungkan waktu perjalanan karena perjalanan pulang-pergi membutuhkan stamina dan manajemen waktu yang baik.
2. Gunung Ciremai
Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat dengan ketinggian mencapai 3.078 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Gunung ini juga menjadi salah satu tujuan pendaki yang ingin merasakan pendakian tek-tok. Namun, pendaki perlu memperhatikan ketentuan yang berlaku di jalur pendakian, termasuk ketentuan mengenai jumlah anggota kelompok.
Dengan medan yang cukup menantang dan jarak perjalanan yang panjang, pendakian tek-tok Gunung Ciremai membutuhkan kondisi fisik yang prima.
3. Gunung Prau
Gunung Prau di Jawa Tengah merupakan salah satu gunung yang cukup populer di kalangan pendaki. Selain terkenal dengan pemandangan matahari terbit dan panorama pegunungan, Gunung Prau juga kerap dijadikan tujuan pendakian tek-tok.
Salah satu alasannya adalah terdapat jalur pendakian dengan waktu tempuh relatif singkat menuju kawasan puncak dibandingkan sejumlah gunung lain. Meski demikian, pendaki tetap harus menyesuaikan pilihan jalur dengan kemampuan fisik dan memperhitungkan waktu turun agar tidak terlalu malam.
BACA JUGA: Momen Ngecamp di Gunung Jadi Lebih Berkesan dengan 4 Kegiatan Ini
4. Gunung Pundak
Gunung Pundak yang berada di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo juga dapat menjadi pilihan untuk pendakian tek-tok.
Gunung ini memiliki jalur yang relatif ramah bagi pendaki dan jarak menuju puncaknya tidak terlalu panjang. Kondisi tersebut membuat Gunung Pundak cukup menarik bagi pendaki yang ingin melakukan perjalanan naik-turun dalam satu hari.
Meski relatif singkat, pendaki tetap perlu membawa perlengkapan dasar pendakian dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat.
5. Gunung Merbabu
Gunung Merbabu di Jawa Tengah menjadi pilihan lainnya bagi pendaki yang ingin mencoba tek-tok. Gunung dengan panorama sabana yang terkenal ini memiliki sejumlah jalur pendakian resmi dengan karakteristik berbeda.
Salah satu jalur yang kerap dipilih untuk pendakian tek-tok adalah jalur Wekas. Namun, pendakian tanpa camp di Gunung Merbabu tetap membutuhkan stamina yang baik karena perjalanan menuju puncak dan kembali ke titik awal harus diselesaikan dalam satu hari.
Sebelum melakukan pendakian, pastikan jalur yang dipilih sedang dibuka dan mengikuti seluruh ketentuan pengelola kawasan.
6. Gunung Lawu
Gunung Lawu yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur juga cukup populer di kalangan pendaki yang menyukai konsep tek-tok.
Selain pendakian reguler, sejumlah pendaki melakukan perjalanan tek-tok dengan konsep trail run. Namun, karakter medan dan jarak tempuh Gunung Lawu membuat aktivitas tersebut membutuhkan persiapan fisik yang lebih matang.
Pendaki juga perlu memperhatikan waktu keberangkatan dan kepulangan serta membawa perlengkapan yang sesuai dengan kondisi jalur dan cuaca.
(mc/ns)





