Investor Glamping dan Wisata Helikopter Lirik Gunung Rinjani

(Mounture.com) — Keindahan yang ditawarkan oleh Gunung Rinjani termasuk di dalamnya pesona Danau Segara Anak, rupanya memikat dua perusahaan wisata untuk berinvestasi di gunung dengan ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu.

Adalah PT Rinjani Glamping Indonesia (RGI) dan PT Airbus Helicopters Indonesia (AHI) yang terpikat untuk menghadirkan dua inovasi yaitu wisata camping ground di tepi Danau Segara Anak, dan wisata helikopter di kawasan yang sama. Kedua perusahaan itu pun memaparkan rencana mereka kepada Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Selasa, 18 Februari 2020 kemarin.

Pada pemaparannya RGI menyampaikan masih dalam proses ijin usaha penyediaan sarana wisata alam. Masih ada beberapa tahapan yang perlu dilakuan oleh RGI yaitu penyusunan Rencana Pengusahaan Pariwisata Alam (RPPA), dokumen UKL/UPL serta konsultasi publik.

Adapun bentuk usaha sarana wisata yang rencana akan dibangun adalah sarana akomodasi semi permanen berupa Glamping yang direncanakan akan dibangun di sekitar Danau Segara Anak yang disebut tetap akan menjamin dan memastikan minimal dampak dari sisi ekologi, estetika serta akan bersinergi dengan pelaku wisata yang telah ada agar pelaku usaha yang ada seperti TO, Guide dan Porter tetap berjalan.

Sementara, AHI yang berencana menghadirkan konsep wisata helikopter ini mengklaim bahwa konsep itu tidak akan mengganggu pasar wisata pendakian yang ada selama ini karena memiliki pangsa pasar yang berbeda namun jika konsep tersebut menghadapi banyak kendala maka AHI pastinya tidak akan melanjutkan konsep tersebut.

Kepala Balai TNGR Dedy Asriady, menyebutkan bahwa RGI sebenarnya sudah memperoleh izin lingkungan sejak 2017. Namun pengajuan izin investasi tersebut masih harus melalui beberapa tahapan prosedur hingga ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Kami membuka kesempatan masyarakat untuk menanggapi rencana investasi ini,” ucapnya seperti dikutip dari Tempo.co. (MC/RL)

Foto: dok. Instagram/@mujahid_marten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.