Tahura Raden Soerjo Kembali Aman dari Titik Api, Ini Hasil Pemeriksaan Lapangan

Tahura Raden Soerjo

Foto: Tahura Raden Soerjo

Mounture.com — Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, khususnya Kompleks Gunung Arjuno-Welirang, dipastikan telah aman dan bersih dari titik api.

Kepastian tersebut diperoleh berdasarkan pemantauan citra satelit SiPongi, observasi visual dari pos pantau, serta pemeriksaan langsung atau ground check oleh tim di lapangan.

Informasi ini menjadi kabar baik setelah upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan tersebut. Pemantauan dilakukan melalui sejumlah metode untuk memastikan kondisi kawasan berdasarkan hasil pengamatan dan pemeriksaan lapangan.

Pihak pengelola Tahura Raden Soerjo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung upaya penanganan kebakaran dan perlindungan kawasan hutan, mulai dari pemerintah daerah, instansi terkait, aparat keamanan, petugas lapangan, relawan, hingga masyarakat sekitar.

Sejumlah pihak yang mendapat apresiasi antara lain Gubernur Jawa Timur, Dinas Kehutanan, Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Jabalnusra, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD Jawa Timur, serta jajaran kepolisian di wilayah Kota Batu, Malang, Pasuruan, dan Mojokerto.

Dukungan juga datang dari Perhutani, Masyarakat Peduli Api (MPA), komunitas relawan, serta masyarakat desa penyangga kawasan Tahura Raden Soerjo.

Kolaborasi berbagai pihak tersebut dinilai berperan penting dalam upaya perlindungan dan pelestarian kawasan hutan, terutama dalam menghadapi ancaman kebakaran.

BACA JUGA: Pendakian Gunung Kahung Ditutup Mulai 1 November 2026, Ini Alasannya

Selain itu, apresiasi diberikan kepada media yang membantu menyebarluaskan informasi secara cepat dan akurat kepada masyarakat. Penyampaian informasi yang valid dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman publik mengenai pentingnya menjaga ekosistem hutan.

Meski kawasan Kompleks Gunung Arjuno-Welirang telah dinyatakan bersih dari titik api berdasarkan hasil pemantauan dan pemeriksaan lapangan, masyarakat tetap perlu menjaga kelestarian hutan serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Upaya menjaga kawasan hutan tidak berhenti setelah api berhasil dikendalikan. Kewaspadaan, pemantauan, dan keterlibatan masyarakat tetap diperlukan untuk membantu mencegah kebakaran kembali terjadi.

Menjaga hutan merupakan tanggung jawab bersama, termasuk dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak menyalakan api di lokasi yang berisiko, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran di kawasan hutan.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, petugas, relawan, media, dan masyarakat, kelestarian Tahura Raden Soerjo serta ekosistem Gunung Arjuno-Welirang diharapkan dapat terus terjaga.

(mc/mg)