Kebakaran Hutan Tahura Raden Soerjo Picu Penutupan Jalur Pendakian Arjuno-Welirang

Kebakaran Hutan Tahura Raden Soerjo

Foto: Tahura Raden Soerjo

Mounture.com — Kabar terbaru bagi para pendaki di Jawa Timur. Seluruh jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup sementara mulai 19 Agustus 2026 menyusul terjadinya kebakaran hutan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo.

Penutupan dilakukan sebagai langkah keselamatan pengunjung sekaligus mendukung proses penanganan kebakaran yang terjadi di kawasan tersebut.

Berdasarkan pengumuman UPT Tahura Raden Soerjo Nomor 500.4.6.10/1276/123.7.2/2026, kebakaran terjadi pada 18 Agustus 2026.

Dalam pengumuman yang dikeluarkan pada 19 Agustus 2026 itu disebutkan bahwa seluruh aktivitas pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Penutupan jalur pendakian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi kawasan yang terdampak kebakaran.

Karena belum ada kepastian kapan jalur akan kembali dibuka, calon pendaki yang telah memiliki rencana perjalanan ke Gunung Arjuno-Welirang perlu menunda aktivitas pendakiannya sampai terdapat pengumuman resmi mengenai pembukaan kembali jalur.

Keputusan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan pendaki serta memberikan ruang bagi petugas untuk melakukan penanganan kebakaran di kawasan Tahura Raden Soerjo.

Jangan memaksakan pendakian melalui jalur yang ditutup atau mencari jalur alternatif tidak resmi.

BACA JUGA: Diduga Mandi Pakai Sabun di Mata Air Qolbu, Aksi Dua Pendaki Gunung Argopuro Tuai Kecaman

Bagi pendaki yang terdampak penutupan, UPT Tahura Raden Soerjo menyediakan mekanisme reschedule. Namun, reschedule baru dapat dilakukan setelah jalur pendakian resmi dibuka kembali.

Berikut ketentuan reschedule bagi pendaki terdampak:

1. Reschedule dilakukan setelah jalur pendakian resmi dibuka kembali.
2. Pendaki dapat menghubungi admin melalui WhatsApp 085156579564 dengan format text only.
3. Pendaki wajib melampirkan nomor invoice.
4. Sertakan tanggal reschedule yang diinginkan.
5. Tanggal baru akan disesuaikan dengan ketersediaan kuota pendakian.
6. Masa berlaku reschedule adalah 1 tahun, terhitung sejak tanggal awal pembukaan kembali jalur pendakian.

Dengan demikian, pendaki yang sudah memiliki booking tidak perlu terburu-buru menentukan tanggal baru selama jalur masih dalam status penutupan.

BACA JUGA: Trekking Gunung: Bukan Cuma Kuat Jalan, Tapi Harus Pintar Atur Strategi

Kebakaran hutan di kawasan Tahura Raden Soerjo menjadi pengingat bahwa kondisi alam harus menjadi pertimbangan utama sebelum melakukan pendakian.

Gunung Arjuno-Welirang merupakan salah satu kawasan pendakian populer di Jawa Timur. Namun, ketika terjadi kebakaran, keselamatan pendaki dan proses penanganan di lapangan harus menjadi prioritas.

Pendaki diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari pengelola Tahura Raden Soerjo terkait perkembangan kondisi kebakaran dan pengumuman pembukaan kembali jalur.

Jangan mendaki sebelum ada keputusan resmi bahwa jalur telah dibuka kembali.

(mc/mg)