DAMRI dan Pemprov Jabar Perkuat Akses Transportasi Wisata Pangandaran

Damri - Pemprov Jawa Barat

Mounture.com — DAMRI bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat memperkuat sinergi pengembangan aksesibilitas menuju kawasan wisata Pangandaran melalui integrasi layanan transportasi.

Kolaborasi tersebut melibatkan Pemerintah Kota Banjar dan Pemerintah Kabupaten Pangandaran dalam rangkaian kegiatan Coffee Morning Discussion yang membahas percepatan pengembangan kawasan Banjar–Pangandaran sebagai destinasi unggulan berbasis kolaborasi wilayah dan peningkatan konektivitas transportasi.

Dalam forum tersebut, para pemangku kepentingan menyoroti pentingnya penguatan konektivitas transportasi sebagai elemen utama mendukung ekosistem pariwisata yang terintegrasi.

Pendekatan pengembangan kawasan wisata dilakukan melalui konsep 5A, yakni aksesibilitas, atraksi, amenitas, akomodasi, dan administrasi. Dari lima aspek tersebut, aksesibilitas dinilai menjadi faktor penting untuk meningkatkan mobilitas wisatawan menuju destinasi wisata unggulan Jawa Barat.

Sebagai operator transportasi darat nasional, DAMRI berperan memperkuat konektivitas perjalanan menuju Pangandaran melalui penguatan rute dan integrasi layanan antarmoda.

BACA JUGA: Kebun Assalam Strawberry, Wisata Petik Buah Gratis dengan Panorama Pegunungan

General Manager DAMRI Cabang Bandung, Ramdhani Agung Sukirno mengatakan transportasi memiliki peran penting sebagai pendukung pertumbuhan sektor pariwisata daerah.

“Penguatan konektivitas menuju kawasan wisata seperti Pangandaran menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan destinasi. DAMRI hadir untuk memastikan akses perjalanan semakin terjangkau dan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya,” ujarnya.

DAMRI bersama pemerintah daerah juga berkomitmen mengoptimalkan peran Banjar sebagai gateway menuju kawasan wisata Pangandaran sekaligus memperkuat konektivitas wilayah Priangan Timur.

Penguatan akses transportasi menuju Pangandaran diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Selain meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, konektivitas transportasi yang lebih baik juga diyakini dapat membuka peluang usaha baru serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar kawasan wisata.

Kegiatan tersebut menghasilkan komitmen bersama antar pemangku kepentingan untuk terus mendorong pengembangan transportasi yang terintegrasi dan berkelanjutan di kawasan Banjar–Pangandaran.

DAMRI menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam menghadirkan layanan transportasi yang adaptif dan mampu mendukung pengembangan potensi daerah secara optimal.

(mc/pd)