
Foto: Pemprov Jawa Tengah
Mounture.com — Boyolali, Jawa Tengah, punya banyak pilihan wisata yang menarik untuk dijelajahi. Mulai dari sumber mata air yang jernih, desa wisata yang asri, seni dan budaya yang masih lestari, hingga kuliner khas yang sudah melegenda.
Rasanya, waktu satu hari saja belum cukup untuk menjelajahi seluruh destinasi wisata di Boyolali. Namun, bagi Anda yang hanya memiliki waktu singkat untuk berlibur saat akhir pekan, kawasan Selo bisa menjadi pilihan menarik.
Berada di kawasan lereng Gunung Merapi dan Gunung Merbabu, Selo menawarkan perpaduan wisata alam, sejarah, kuliner, hingga destinasi yang cocok untuk keluarga. Menariknya, beberapa tempat wisata tersebut bisa dirangkai menjadi perjalanan sehari.
Lantas, apa saja yang bisa dilakukan saat wisata seharian di Selo Boyolali? Berikut rekomendasinya.
1. Sarapan Soto Khas Boyolali
Perjalanan menuju Selo bisa diawali dengan mencicipi soto khas Boyolali yang banyak dijumpai di kawasan pusat kota. Soto Boyolali memiliki ciri khas kuah bening dengan cita rasa gurih. Isian soto biasanya berupa daging ayam atau sapi yang disajikan bersama nasi dan berbagai pelengkap.
Menariknya, pengalaman menikmati soto khas Boyolali tidak lengkap tanpa mencicipi aneka kudapan pendamping. Pengunjung bisa memilih mento, bakwan sayur, tempe goreng, sate telur puyuh, sate paru, hingga berbagai lauk lainnya.
Setelah sarapan, perjalanan bisa dilanjutkan menuju kawasan Cepogo sebelum memasuki kawasan Selo.
2. Ceria Bersama di Cepogo Cheese Park
Destinasi berikutnya adalah Cepogo Cheese Park, wisata yang cocok dikunjungi bersama keluarga, terutama jika membawa anak-anak.
Cepogo Cheese Park resmi dibuka pada akhir 2022. Tempat wisata ini menawarkan berbagai aktivitas yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pengalaman edukatif bagi anak.
Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan antara lain menaiki kereta mini, memberi makan kelinci dan mini pony, hingga memberi minum anak sapi.
Untuk jam operasional, Cepogo Cheese Park buka mulai 08.00-17.00 WIB. Jika ingin mendapatkan suasana yang lebih nyaman, waktu kunjungan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kepadatan wisatawan.
Setelah puas bermain dan menikmati suasana, perjalanan dapat dilanjutkan menuju kawasan Selo.
BACA JUGA: Pendaki Wajib Tahu! Gunung Salak dan Kawah Ratu Ditutup Sementara
3. Bersantai di Taman Simpang PB VI Selo
Sebelum melanjutkan aktivitas berikutnya, Anda bisa berhenti sejenak di Taman Simpang PB VI Selo. Salah satu daya tarik tempat ini adalah keberadaan patung Pakubuwono VI dengan tinggi sekitar 3,5 meter.
Pakubuwono VI merupakan salah satu tokoh dalam sejarah perjuangan melawan penjajahan Belanda. Ia ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada 1964.
Dalam sejarahnya, Pakubuwono VI diketahui turut membantu perjuangan Pangeran Diponegoro. Ia kemudian ditangkap Belanda saat melakukan perang gerilya dan diasingkan hingga akhirnya meninggal di Ambon.
Selain menjadi tempat untuk beristirahat, kawasan Simpang PB VI juga bisa menjadi titik persinggahan sebelum melanjutkan perjalanan menjelajahi destinasi wisata di Selo.
4. Hiking dan Berburu Foto di Bukit Sanjaya
Bagi Anda yang menyukai aktivitas luar ruang sekaligus berburu foto, Bukit Sanjaya bisa masuk dalam daftar kunjungan.
Destinasi ini memiliki salah satu spot foto yang cukup ikonik berupa replika Gapura Lempuyang yang berada di Bali. Perbedaannya, jika Gapura Lempuyang memiliki latar Gunung Agung, gapura di Bukit Sanjaya menawarkan pemandangan Gunung Merapi sebagai latar belakang.
Saat cuaca cerah, Gunung Merapi dapat terlihat dengan jelas dari kawasan tersebut. Bahkan, kepulan asap dari puncaknya bisa menjadi bagian dari lanskap yang membuat foto semakin menarik.
Selain berfoto, wisatawan juga dapat menikmati suasana perbukitan Selo dan melakukan aktivitas hiking ringan di kawasan wisata.
Namun, kondisi cuaca tetap perlu diperhatikan sebelum beraktivitas di ruang terbuka, terutama karena pemandangan Gunung Merapi sangat bergantung pada kondisi kabut dan cuaca.
5. Berburu Oleh-oleh di Omah Jadah Mbah Rubi
Setelah puas menjelajahi Selo, jangan langsung pulang. Sisihkan waktu untuk membeli oleh-oleh khas Selo di Omah Jadah Mbah Rubi.
Lokasinya masih berada di sekitar kawasan Taman Simpang PB VI Selo. Tempat ini dikenal sebagai salah satu tempat untuk mencicipi dan membawa pulang jajanan khas berbahan dasar ketan, terutama jadah.
Jadah dapat dinikmati bersama serundeng maupun tahu dan tempe bacem. Tersedia pula jadah dengan beragam topping dan pilihan rasa.
Selain jadah, Anda juga bisa mencoba wajik gula jawa yang memiliki cita rasa manis dan legit. Jika ingin makan berat sebelum perjalanan pulang, tersedia pula pilihan seperti sego pincuk pecel dan sambal tumpang.
Dengan begitu, perjalanan sehari di Selo tidak hanya diisi dengan aktivitas wisata, tetapi juga ditutup dengan mencicipi kuliner khas daerah.
BACA JUGA: Mau Mendaki Gunung Slamet via Bosapala? Simak Aturan dan Larangannya
Jika ingin mengunjungi beberapa tempat tersebut dalam satu hari, perjalanan dapat dibuat dengan alur yang cukup sederhana.
Pagi hari, Anda bisa memulai perjalanan dengan sarapan soto khas Boyolali, kemudian menuju Cepogo Cheese Park untuk bermain dan menikmati berbagai aktivitas keluarga.
Menjelang siang, perjalanan dilanjutkan menuju kawasan Selo untuk beristirahat di Taman Simpang PB VI. Setelah itu, Anda bisa melanjutkan aktivitas hiking ringan sekaligus berburu foto di Bukit Sanjaya.
Sebelum meninggalkan kawasan Selo, sempatkan mampir ke Omah Jadah Mbah Rubi untuk mencicipi kuliner sekaligus membeli oleh-oleh.
Dengan rute tersebut, wisatawan bisa mendapatkan pengalaman yang cukup lengkap dalam satu perjalanan, mulai dari kuliner, wisata keluarga, sejarah, alam, aktivitas luar ruang, hingga berburu oleh-oleh.
Jadi, kalau hanya punya waktu satu hari saat akhir pekan, wisata Selo Boyolali bisa menjadi pilihan untuk mengisi liburan tanpa harus membuat perjalanan yang terlalu panjang.
(mc/mg)





