
Foto: Pemprov Jawa Tengah
Mounture.com — Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) telah membuka kuota pendakian Gunung Merbabu untuk periode September 2026. Pendaki yang ingin melakukan pendakian pada bulan tersebut sudah dapat melakukan pemesanan tiket secara online melalui sistem resmi Taman Nasional Gunung Merbabu.
Berdasarkan pantauan Mounture.com, kuota pendakian yang tersedia berbeda di setiap jalur. Jalur Selo memiliki kuota harian paling banyak, sedangkan Jalur Cuntel memiliki kuota harian paling sedikit di antara jalur yang masih dibuka.
Berdasarkan pantauan Mounture.com, jumlah kuota pendakian Gunung Merbabu September 2026 berbeda di setiap jalur pendakian.
– Jalur Selo memiliki kuota pendakian sebanyak 578 orang per hari.
– Jalur Suwanting memiliki kuota sebanyak 377 orang per hari.
– Jalur Wekas memiliki kuota sebanyak 294 orang per hari.
– Jalur Cuntel memiliki kuota sebanyak 200 orang per hari.
Sementara itu, Jalur Thekelan ditutup sementara selama September 2026.
Dengan demikian, pendaki yang ingin melakukan pendakian Gunung Merbabu pada September 2026 dapat memilih jalur Selo, Suwanting, Wekas, atau Cuntel, selama kuota pada tanggal yang dipilih masih tersedia.
BACA JUGA: Cari Wisata Alam di Bogor? Curug Leuwi Hejo Bisa Jadi Pilihan
Calon pendaki dapat melakukan booking online pendakian Gunung Merbabu melalui situs resmi Taman Nasional Gunung Merbabu.
Tahapannya sebagai berikut:
1. Buka situs resmi Taman Nasional Gunung Merbabu.
2. Pilih menu “Booking Pendakian” untuk masuk ke halaman Booking Online Pendakian Gunung Merbabu.
3. Cek ketersediaan kuota melalui menu “Cek Kuota” dan tentukan jalur pendakian.
4. Login menggunakan akun pendaki yang sudah terdaftar.
5. Pastikan seluruh anggota rombongan telah memiliki Kode Pendaki.
6. Masuk ke menu “Destinasi Wisata”, pilih jalur pendakian, kemudian klik “Booking Sekarang”.
7. Baca dan setujui persyaratan pendakian. Pendaki juga wajib melakukan checklist barang bawaan yang telah ditentukan serta menyatakan kesediaan menaati peraturan Taman Nasional Gunung Merbabu.
8. Klik “Daftar”.
9. Pilih tanggal pendakian yang kuotanya masih tersedia.
10. Isi formulir pendakian menggunakan data yang benar dan sesuai.
11. Masukkan Kode Pendaki seluruh anggota rombongan. Satu rombongan terdiri dari minimal 3 orang dan maksimal 10 orang.
12. Periksa kembali seluruh data booking.
13 Klik “Hitung Biaya Tiket” untuk melihat total tagihan.
14. Jika data dan biaya sudah sesuai, klik “Proses”.
15. Sistem akan mengirimkan kode OTP melalui WhatsApp Ketua Rombongan yang telah terdaftar.
16. Masukkan OTP tersebut dan klik “Konfirmasi”.
Perlu diperhatikan, kode OTP hanya aktif selama lima menit. Apabila OTP tidak dimasukkan dalam batas waktu tersebut, booking akan hangus dan calon pendaki harus melakukan proses booking kembali.
Setelah OTP dinyatakan valid, pendaki akan diarahkan ke halaman Preview Data Booking Pendakian. Pada tahap ini, data anggota rombongan masih dapat ditambah, diganti, atau booking dibatalkan.
Jika seluruh data sudah benar, klik “Lanjut ke Pembayaran” dan ikuti proses pembayaran melalui BRI/BRIVA. Sistem kemudian akan memberikan nomor Virtual Account beserta instruksi pembayaran.
Pembayaran dapat dilakukan melalui ATM, mobile banking, teller, maupun dompet digital. Virtual Account juga dapat dibayarkan melalui bank lain dengan biaya transfer mengikuti ketentuan masing-masing bank.
Sebagai catatan, biaya booking tersebut belum termasuk jasa wisata lokal, asuransi, dan pengelolaan basecamp.
BACA JUGA: Pendaki Wajib Tahu, Begini Cara Aman Turun Gunung Tanpa Tersesat
Sebelum melakukan booking online pendakian Gunung Merbabu, calon pendaki wajib memiliki akun pendaki dan Kode Pendaki.
Bagi yang belum memilikinya, pendaftaran dapat dilakukan dengan tahapan berikut:
1. Masuk ke situs resmi Balai Taman Nasional Gunung Merbabu.
2. Pilih menu “Booking Online”.
3. Klik tombol pendaftaran pada popup window atau pilih menu “Daftar Pendaki”.
4. Isi seluruh data registrasi dengan benar sesuai kartu identitas yang digunakan.
5. Unggah foto kartu identitas yang mudah terbaca serta masukkan nomor identitas yang masih berlaku.
6. WNI dapat menggunakan KTP, SIM, atau KIA, sedangkan WNA menggunakan paspor atau KITAS.
7. Pastikan alamat email dan nomor WhatsApp yang didaftarkan masih aktif karena OTP pendaftaran dan informasi booking akan dikirimkan melalui kedua kanal tersebut.
8. Setelah menekan “Submit”, sistem akan mengirimkan kode OTP melalui WhatsApp dan email.
9. Masukkan kode OTP dalam waktu maksimal lima menit.
10. Setelah OTP berhasil diverifikasi, data pendaftaran akan tersimpan di sistem.
11. Admin Balai Taman Nasional Gunung Merbabu akan melakukan verifikasi data.
12. Jika terdapat data yang tidak valid atau perlu diperbaiki, calon pendaki akan menerima informasi perbaikan beserta tautan formulir perbaikan melalui WhatsApp.
13. Setelah melakukan perbaikan, klik “Submit” kembali dan lakukan verifikasi OTP.
14. Akun serta Kode Pendaki akan aktif setelah data diverifikasi oleh Admin Taman Nasional Gunung Merbabu.
Akun pendaki yang telah aktif dapat digunakan kembali untuk melakukan booking online pendakian Gunung Merbabu pada kesempatan berikutnya. Sementara itu, Kode Pendaki digunakan ketika mendaftarkan anggota rombongan dalam proses booking.
(mc/pd)





