Healing Hemat Jadi Tren, Staycation Murah Tetap Bisa Bikin Recharge Tanpa Boros

  • 25 May 2026 10:11

Mounture.com — Tren healing hemat kini semakin diminati banyak orang, terutama di tengah naiknya harga kebutuhan harian, tiket perjalanan, hingga biaya makan di berbagai tempat wisata.

Meski begitu, kebutuhan untuk beristirahat dan mencari suasana baru tetap menjadi hal penting bagi banyak pekerja maupun anak muda yang memiliki aktivitas padat.

Karena itulah, konsep staycation hemat mulai menjadi solusi realistis untuk menikmati waktu rehat tanpa harus menguras tabungan. Tidak sedikit orang kini menyadari bahwa healing tidak selalu identik dengan liburan mahal atau perjalanan jauh. Kadang, berpindah suasana selama satu atau dua hari saja sudah cukup membantu memulihkan energi dan pikiran.

Selain lebih praktis, staycation juga dianggap cocok untuk pekerja dengan jadwal sibuk karena tidak membutuhkan cuti panjang maupun persiapan rumit. Dengan budget ratusan ribu rupiah, seseorang sudah bisa menikmati akhir pekan yang terasa berbeda dan lebih santai.

BACA JUGA: Syarat Pendakian Gunung Merbabu 2026, Wajib Booking Online dan Bawa Perlengkapan Standar

Salah satu penyebab staycation terasa mahal biasanya berasal dari pengeluaran impulsif. Awalnya hanya berencana menginap semalam, tetapi pengeluaran tambahan untuk makanan, kopi, hingga hiburan sering membuat budget membengkak.

Karena itu, perencanaan menjadi bagian penting dalam konsep healing hemat. Menentukan alokasi dana sejak awal untuk penginapan, transportasi, dan konsumsi dapat membantu pengeluaran tetap terkontrol tanpa mengurangi kenyamanan liburan singkat.

Banyak orang juga mulai memisahkan dana khusus untuk refreshing agar tidak bercampur dengan kebutuhan sehari-hari. Cara sederhana ini dinilai cukup efektif menjaga kondisi finansial tetap aman meski tetap bisa menikmati waktu istirahat.

Saat ini semakin banyak hotel menawarkan promo short escape dengan harga terjangkau. Bahkan hotel bintang tiga sudah menyediakan fasilitas yang cukup nyaman seperti kolam renang, working space, hingga layanan hiburan di kamar.

Agar budget semakin hemat, memilih waktu menginap di luar peak season bisa menjadi strategi yang efektif. Tarif hotel saat weekday umumnya lebih murah dibanding akhir pekan. Selisih harga tersebut bahkan bisa dimanfaatkan untuk tambahan budget kuliner atau sekadar menikmati kopi santai.

Selain itu, promo pembayaran digital juga bisa membantu menekan pengeluaran selama staycation. Diskon kecil yang sering dianggap sepele justru cukup terasa jika dikumpulkan dari beberapa transaksi.

BACA JUGA: Derani Yachts Resmi Ekspansi ke Indonesia, Bali Siap Jadi Hub Yacht Asia Tenggara

Bagi sebagian orang, staycation bukan tentang tampil mewah di media sosial. Banyak yang memilih healing sederhana hanya untuk tidur lebih tenang, membaca buku tanpa gangguan, atau menikmati suasana baru sejenak dari rutinitas pekerjaan.

Hal-hal sederhana seperti itu justru semakin terasa penting ketika aktivitas harian terlalu padat dan melelahkan. Karena itu, healing hemat kini lebih dipandang sebagai bentuk self-reward yang realistis tanpa harus memaksakan gaya hidup.

Dengan konsep yang lebih terukur, seseorang tetap bisa menikmati liburan singkat tanpa khawatir kondisi keuangan terganggu setelah pulang.

Bagi yang rutin merencanakan staycation atau liburan kecil, memisahkan dana khusus healing dapat membantu pengelolaan keuangan menjadi lebih rapi. Cara ini juga memudahkan seseorang mencapai target budget tanpa mengganggu kebutuhan utama sehari-hari.

Salah satu fitur yang bisa dimanfaatkan adalah Neo Wish dari neobank dari Bank Neo Commerce. Fitur tabungan tujuan ini membantu pengguna menyimpan dana sesuai target yang ingin dicapai, termasuk untuk kebutuhan healing hemat maupun staycation tahunan. Selain fleksibel, Neo Wish juga menawarkan bunga kompetitif untuk membantu pengelolaan dana menjadi lebih optimal.

(mc/ns)