Gunung Semeru Paling Aktif, Ini Daftar Gunung Api dengan Jumlah Letusan Terbanyak di Indonesia

Ilustrasi Erupsi Gunung – Foto: IST

Mounture.com — Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan aktivitas vulkanik tertinggi di dunia. Letaknya yang berada di jalur cincin api Pasifik atau Ring of Fire membuat banyak gunung api aktif tersebar di berbagai wilayah Nusantara.

Berdasarkan data aktivitas vulkanik terbaru yang dikutip dari laman Magma Indonesia, Gunung Semeru menjadi gunung api dengan jumlah letusan terbanyak yang pernah tercatat di Indonesia selama periode tahun 2026.

Tercatat, Gunung Semeru telah mengalami 973 kali letusan. Jumlah tersebut jauh melampaui beberapa gunung api aktif lainnya yang juga terus menunjukkan aktivitas erupsi dalam beberapa tahun terakhir.

Di posisi kedua terdapat Gunung Ibu dengan 672 kali letusan yang pernah tercatat. Sementara itu, Gunung Dukono menempati urutan berikutnya dengan 110 kali letusan.

BACA JUGA: Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibatasi 8-10 Mei 2026, Booking Dibuka Lagi Mulai 11 Mei

Berikut daftar gunung api dengan jumlah letusan terbanyak yang tercatat di Indonesia:

1. Gunung Semeru — 973 letusan
2. Gunung Ibu — 672 letusan
3. Gunung Dukono — 110 letusan
4. Gunung Lewotobi Laki-laki — 58 letusan
5. Gunung Marapi — 43 letusan
6. Gunung Ili Lewotolok — 35 letusan
7. Gunung Dempo — 2 letusan

Tingginya jumlah letusan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik di Indonesia masih sangat dinamis dan perlu terus dipantau secara intensif oleh otoritas terkait.

BACA JUGA: SOP Pendakian Gunung Penanggungan via Tamiajeng: Aturan Terbaru yang Wajib Dipatuhi Pendaki

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) membagi status gunung api di Indonesia menjadi empat level berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental.

– Level IV (Awas)

Status ini menunjukkan aktivitas gunung api mengalami peningkatan sangat signifikan atau sedang mengalami erupsi besar. Masyarakat di sekitar kawasan rawan biasanya diminta segera mengungsi.

Level III (Siaga)

Aktivitas vulkanik mengalami peningkatan nyata dan potensi erupsi semakin tinggi. Pada beberapa kasus, gunung api sudah mulai mengalami erupsi.

Level II (Waspada)

Gunung api mulai menunjukkan peningkatan aktivitas. Pada level ini erupsi kecil masih memungkinkan terjadi.

Level I (Normal)

Aktivitas gunung api masih tergolong stabil. Meski terdapat fluktuasi visual maupun instrumental, peningkatannya belum signifikan.

Aktivitas gunung api di Indonesia menjadi perhatian penting karena tidak hanya berdampak pada masyarakat sekitar, tetapi juga bisa memengaruhi penerbangan, sektor pariwisata, hingga aktivitas ekonomi warga.

(mc/pd)