Manfaat Pohon Pinus untuk Survival di Alam Bebas, dari Obat Herbal hingga Sumber Makanan

Hutan Pinus Mangunan – Foto: Shutterstock.com/tirtaperwitasari

Mounture.com — Pohon pinus, khususnya jenis Pinus merkusii, merupakan salah satu tanaman yang banyak tumbuh di kawasan pegunungan Indonesia. Selain dimanfaatkan dalam industri kayu dan getah, pohon ini juga memiliki banyak kegunaan dalam kondisi darurat saat aktivitas di alam bebas.

Dalam situasi survival, hampir seluruh bagian pohon pinus dapat dimanfaatkan, mulai dari getah, daun, hingga kulit batangnya.

Berikut sejumlah manfaat pohon pinus yang penting diketahui para pendaki dan pecinta alam.

1. Pohon Pinus sebagai Obat Herbal Alami

– Obat Maag dan Rematik

Getah pinus secara tradisional dipercaya dapat membantu meredakan maag dan rematik. Cara penggunaannya dengan mencampur getah ke dalam air atau mengunyahnya seperti permen karet dalam kondisi darurat.

– Obat Luka dan Antibakteri

Getah pinus memiliki sifat antibakteri alami. Dalam kondisi darurat, getah yang masih basah bisa dioleskan pada luka untuk membantu menghentikan pendarahan ringan sekaligus melindungi dari infeksi.

– Obat Flu dan Demam

Daun pinus mengandung vitamin A dan vitamin C yang cukup tinggi. Air rebusan daun pinus sering dimanfaatkan sebagai minuman herbal untuk membantu meredakan flu dan demam.

– Antiseptik Alami

Kulit bagian dalam batang pinus yang lembut dan elastis dapat digunakan sebagai pembalut luka darurat karena memiliki sifat antiseptik alami.

2. Bahan Pembuat Api saat Survival

Getah pinus yang kental dan mudah terbakar sangat efektif digunakan sebagai starter api. Getah ini bisa dikombinasikan dengan kerucut pinus kering agar api lebih cepat menyala.

Selain itu, cabang pinus yang dibelah biasanya mengeluarkan getah dalam jumlah cukup banyak sehingga dapat dimanfaatkan sebagai obor alami.

BACA JUGA: Aneka Tanaman Liar Rerumputan yang Bisa Dimakan saat Survival di Alam

3. Pengusir Serangga Alami

Di alam bebas, serangga seperti nyamuk, kalajengking, laba-laba, dan kelabang bisa menjadi ancaman.

Getah pinus yang dibakar menghasilkan aroma yang tidak disukai serangga, sehingga bisa berfungsi sebagai pengusir nyamuk alami. Daun pinus juga dapat digosokkan ke kulit atau diletakkan di sekitar tenda untuk membantu mengurangi gangguan serangga.

4. Lem Alami dari Getah Pinus

Getah pinus yang lengket dapat diolah menjadi lem alami. Caranya:

– Kumpulkan getah secukupnya

– Panaskan hingga mencair

– Campurkan dengan arang agar daya rekat tidak terlalu kuat

– Tambahkan serbuk kayu untuk memperkuat daya lekat

Lem ini bisa digunakan untuk memperbaiki sol sepatu, menambal wadah air, memperbaiki tenda bocor, hingga menjadi lapisan waterproof darurat.

5. Sumber Makanan Darurat

Kulit bagian dalam pohon pinus dapat dikonsumsi dalam kondisi darurat. Bagian ini bisa direbus, dipanggang, atau digoreng dan memiliki rasa sedikit manis.

Selain itu, biji atau kacang pinus juga bisa dimakan setelah dipanggang terlebih dahulu sebagai sumber energi tambahan.

(mc/pd)