Lupa Bawa Pembalut saat Pendakian, Bisa Gunakan Benda Ini

dok. Instagram/@auliaadilla

Mounture.com — Kegiatan mendaki gunung saat ini tidak hanya dilakoni oleh kaum lelaki, tetapi juga dilakukan oleh kaum perempuan. Banyak pendaki-pendaki wanita saat ini memiliki hobi berpetualang di alam bebas itu, bahkan belum lama ini dua srikandi Indonesia berhasil menggapai puncak tertinggi di dunia, yaitu Gunung Everest.

Berbeda dengan pendaki pria, persiapan sebelum pendakian untuk pendaki wanita harus benar-benar matang, sebab pendaki wanita mesti memperhitungkan waktu datang bulan agar tidak menjadi kendala saat di jalur pendakian.

Namun, terkadang waktu datang bulan untuk wanita tidak mudah untuk diprediksi, bisa saja terjadi kapan saja. Hal itu pula yang membuat kadang kala pendaki wanita melupakan perbekalan khusus, yaitu pembalut.  Meski bisa meminta dari teman pendaki wanita lainnya, namun apa jadinya jika saat pendakian tidak ada pendaki wanita lain?

Nah, berikut ini beberapa benda yang bisa dijadikan alternatif bagi pendaki wanita jika lupa membawa pembalut saat pendakian seperti dirangkum dari berbagai sumber.

1. Gunakan Tisu

Jika saat pendakian, tidak ada teman wanita yang ikut bersama rombongan, maka kalian bisa menggunakan alternatif dengan menggunakan tisu. Ambil tisu dalam jumlah yang banyak, lipat atau gulung dengan rapi hingga mencapai ketebalan yang diinginkan.

Bila ingin lebih menyerap dan tebal, maka lakukan lipatan dengan banyak. Selain itu, jika ada kapas, maka bisa juga menambahkan tisu itu dengan kapas. Kendati demikian, metode ini tidak bisa bertahan lama ya.

2. Gunakan kaos kaki

Biasanya bahan kaos kaki memiliki tekstur yang cukup tebal, dan juga menyerap cairan jadi bisa untuk alternatif sementara pengganti pembalut. Namun perlu diingat, gunakan kaos kaki yang bersih.

3. Slayer, atau Buff

Rata-rata pendaki saat ini banyak menggunakan aksesoris penutup kepala, yaitu slayer atau juga buff saat mendaki gunung. Dan aksesoris ini bisa dijadikan alternatif pengganti pembalut juga loh sob, kendati bahan dari slayer ataupun buff cenderung tidak mudah menyerap cairan, tapi bisa jadi pertimbangan untuk keadaan darurat.

Kendati demikian, ini hanyalah sebagai alternatif pengganti tidak untuk dilakukan terus menerus, sebab metode ini hanya untuk keadaan darurat saja. Untuk mencegah hal itu terjadi, alangkah baiknya kalian melakukan persiapan dengan matang, seperti melakukan listing barang-barang yang akan dibawa saat pendakian. (MC/RIL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.