Kiat agar Kaki Tetap Sehat saat Mendaki Gunung

Ilustrasi (Mounture.com/Dion)

Mounture.com — Melakukan aktivitas mendaki gunung memang membutuhkan stamina fisik yang kuat. Sebab, melakukan pendakian membutuhkan waktu yang cukup lama dalam hal berjalan kaki.

Kaki akan menunjang langkah-langkah pendaki untuk sampai ke tempat tujuan. Untuk itu, pendaki pun harus menjaga kaki untuk tetap sehat saat melakukan pendakian agar perjalanan menjadi lancar dan sukses. Berikut ini kiat agar kaki tetap sehat saat mendaki gunung seperti dirangkum dari berbagai sumber.

1. Gunakan sepatu

Sepatu merupakan salah satu perangkat penting yang harus digunakan saat mendaki gunung. Sebab, saat mendaki ke gunung, pendaki akan dihadapkan dengan berbagai medan yang akan dilalui, mulai dari bebatuan, tanah, lumpur dan lainnya. Untuk itu, penggunaan sepatu sangat penting untuk menjaga kaki agar tetap sehat dan menghindari kaki dari cedera.

Adapun penggunaan sepatu saat mendaki gunung pun memiliki karakteristik yang berbeda, di mana sepatu untuk mendaki gunung akan berbeda dengan sepatu sehari-hari. Selain itu, pastikan ukuran sepatu yang digunakan tidak kekecilan agar mencegah kaki menjadi lecet.

2. Gunakan kaos kaki

Kaos kaki berguna untuk mencegah kaki menjadi lecet saat menggunakan sepatu. Selain itu, kaos kaki juga melindungi kaki dari bakteri dan jamur, serta mencegah bau kaki. Perlu dicatat, penggunaan kaos kaki saat mendaki gunung haruslah memiliki bahan yang lembut, dan cepat kering.

3. Gunakan trekking pole

Penggunaan trekking pole seringkali dianggap sepele, padahal trekking pole memiliki fungsi yang cukup baik untuk menjaga agar kaki tetap sehat, terlebih saat melintasi jalur-jalur yang agak ekstrim. Di mana trekking pole bisa membantu untuk meringankan beban yang dibawa tubuh serta kaki dan bisa menghindari cedera pada kaki.

4. Lakukan pemanasan sebelum trekking

Biasakan untuk selalu melakukan pemanasan sebelum melakukan perjalanan mendaki gunung atau trekking. Gunanya untuk melemaskan otot-otot kaki agar tidak mudah kaku atau kram. Lakukan pemanasan setidaknya selama lima menit.

5. Luruskan kaki saat istirahat

Meluruskan kaki saat istirahat di jalur merupakan salah satu hal yang disarankan. Sebab, dengan meluruskan kaki, maka akan membuat aliran darah tetap lancar, dan bisa melemaskan otot-otot kaki yang mulai kencang karena kelelahan saat perjalanan. Selain itu, meluruskan kaki juga bisa mencegah kaki menjadi kram. (MC/PC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.