
Mounture.com — Mendaki gunung sering dianggap sebagai aktivitas mahal. Mulai dari perlengkapan, transportasi, hingga logistik, semuanya bisa menguras kantong jika tidak direncanakan dengan baik. Padahal, dengan strategi yang tepat, rencana mendaki tetap bisa dilakukan secara hemat tanpa mengorbankan keselamatan dan kenyamanan.
Bagi pendaki pemula maupun yang sudah berpengalaman, memahami cara mengatur anggaran adalah kunci agar aktivitas ini bisa dilakukan secara rutin. Berikut beberapa cara hemat untuk rencana mendaki yang bisa diterapkan.
1. Rencanakan Jauh Hari
Perencanaan adalah kunci utama menghemat biaya. Dengan menentukan jadwal pendakian sejak awal, kamu bisa mendapatkan harga transportasi yang lebih murah dan menghindari lonjakan biaya saat musim liburan atau akhir pekan.
Selain itu, booking kuota pendakian lebih awal juga penting, terutama untuk gunung yang menerapkan sistem online. Dengan begitu, kamu tidak perlu menggunakan jasa pihak ketiga yang biasanya mematok biaya lebih tinggi.
2. Gunakan Peralatan yang Sudah Ada
Tidak semua perlengkapan harus baru. Gunakan gear yang sudah dimiliki, selama masih layak pakai. Jika ada perlengkapan yang belum punya, pertimbangkan untuk meminjam dari teman atau menyewa daripada membeli.
Peralatan seperti tenda, carrier, atau kompor portable biasanya bisa disewa dengan harga terjangkau. Ini jauh lebih hemat dibanding membeli perlengkapan baru yang jarang digunakan.
BACA JUGA: Daftar Gunung di Indonesia yang Dilarang Didaki, Pendaki Wajib Tahu!
3. Patungan Logistik
Logistik sering jadi pengeluaran terbesar saat mendaki. Cara paling efektif adalah dengan sistem patungan. Bagi tugas dan kebutuhan makanan secara merata dalam tim.
Pilih menu yang simpel, bergizi, dan mudah dimasak. Hindari membawa makanan instan berlebihan yang justru bisa menambah beban dan biaya.
4. Pilih Gunung yang Ramah Budget
Tidak semua gunung membutuhkan biaya besar. Banyak gunung di Indonesia yang memiliki biaya registrasi murah dan akses transportasi yang mudah.
Gunung dengan jalur yang jelas dan fasilitas memadai biasanya tidak memerlukan biaya tambahan seperti guide atau porter, sehingga lebih hemat.
BACA JUGA: 5 Tips Memilih Hammock yang Nyaman dan Aman untuk Camping dan Liburan Alam
5. Manfaatkan Transportasi Umum
Menggunakan transportasi umum bisa menjadi pilihan hemat dibanding membawa kendaraan pribadi, terutama jika jumlah tim sedikit.
Selain mengurangi biaya bahan bakar dan tol, transportasi umum juga bisa mengurangi risiko kelelahan sebelum pendakian dimulai.
6. Kurangi Barang Tidak Penting
Semakin banyak barang yang dibawa, semakin besar biaya yang dikeluarkan—baik untuk logistik maupun tenaga. Bawa perlengkapan secukupnya sesuai kebutuhan.
Fokus pada prinsip ringan, ringkas, dan fungsional. Ini tidak hanya menghemat biaya, tapi juga membuat perjalanan lebih nyaman.
7. Hindari Gaya Hidup “FOMO” saat Mendaki
Banyak pendaki tergoda membeli gear mahal karena tren atau gengsi. Padahal, fungsi tetap lebih penting daripada merek. Selama perlengkapan aman dan sesuai standar, tidak perlu mengikuti tren yang justru membuat pengeluaran membengkak.
(mc/ns)





