
Mounture.com — Pendakian Gunung Slamet (3.428 mdpl) via Dipajaya, Pemalang memiliki sejumlah persyaratan dan peraturan ketat yang wajib dipatuhi oleh seluruh pendaki.
Aturan ini berlaku untuk berbagai aktivitas seperti pendakian camp, tektok, hingga trail run, dengan tujuan utama menjaga keselamatan pendaki serta kelestarian lingkungan gunung.
Sebelum melakukan pendakian, setiap pendaki diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan berikut:
1. Sehat jasmani dan rohani
2. Mempersiapkan fisik dan mental
3. Mendapat izin orang tua atau keluarga
4. Membawa logistik atau makanan lebih
5. Membawa jas hujan dan emergency blanket
6. Membawa perlengkapan P3K standar
7. Membawa peralatan pendakian sesuai SOP
8. Menyertakan materai Rp10.000 per rombongan
9. Membawa surat keterangan sehat dari dokter, rumah sakit, puskesmas, atau klinik
10. Membawa kartu identitas (KTP, SIM, KTA, atau kartu mahasiswa)
11. Wajib mengikuti briefing sebelum pendakian
BACA JUGA: Pentingnya Handy Talkie saat Mendaki Gunung, Alat Komunikasi Andalan saat Tak Ada Sinyal
Pengelola basecamp menetapkan jadwal registrasi sebagai berikut:
Pendakian Camp
– Registrasi dibuka pukul 08.00 – 21.00 WIB
Pendakian Tektok
– Minimal 4 orang dalam satu rombongan
– Wajib datang sebelum pukul 16.00 WIB
– Registrasi dimulai pukul 18.30 WIB
– Batas registrasi hingga pukul 23.00 WIB
Beberapa aturan tambahan juga harus diperhatikan oleh seluruh pendaki, antara lain:
– Pendaki di bawah usia 15 tahun wajib didampingi guide
– Tidak diperbolehkan meninggalkan anggota rombongan
– Menjaga etika dan menghormati adat istiadat setempat
– Tidak memaksakan pendakian jika kondisi fisik tidak memungkinkan
– Tidak merepotkan petugas basecamp maupun tim SAR
BACA JUGA: Strategi Air Survival: Cara Mendapatkan Air Minum Layak di Hutan Tropis
Selain itu, demi keselamatan, pendaki wajib mematuhi batas waktu dan kondisi berikut:
– Batas waktu di puncak maksimal pukul 10.00 WIB sudah turun
– Pendakian tektok hanya diperbolehkan sampai batas aman
– Pendakian harus dihentikan jika cuaca buruk
– Keselamatan menjadi prioritas utama
– Tidak ada toleransi bagi pelanggar aturan
Pendaki juga diwajibkan menjaga kelestarian alam dengan membawa turun seluruh sampah yang dihasilkan. Langkah ini penting untuk menjaga ekosistem Gunung Slamet tetap bersih dan lestari bagi generasi berikutnya.
(mc/ril)







