
Mounture.com — Mendaki gunung membutuhkan kondisi fisik yang prima. Selain latihan dan perlengkapan yang memadai, asupan makanan saat mendaki gunung juga perlu diperhatikan agar tubuh tetap memiliki energi untuk menghadapi perjalanan.
Aktivitas mendaki menguras banyak energi karena tubuh harus berjalan dalam waktu lama dengan medan yang menanjak dan membawa beban. Karena itu, pendaki perlu memilih makanan yang praktis dibawa, mudah dikonsumsi, serta mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh.
Berikut beberapa makanan yang cocok dibawa saat mendaki gunung.
1. Buah Kering
Buah kering bisa menjadi salah satu pilihan bekal makanan untuk pendakian. Jenis makanan ini praktis, tidak membutuhkan banyak ruang, dan relatif mudah dikonsumsi di tengah perjalanan.
Buah kering juga tetap mengandung sejumlah nutrisi yang terdapat pada buah, seperti vitamin, mineral, dan antioksidan. Kandungan karbohidrat alaminya dapat menjadi salah satu sumber energi ketika tubuh mulai membutuhkan asupan selama pendakian.
Namun, pendaki tetap perlu memperhatikan porsi karena beberapa produk buah kering yang dijual di pasaran memiliki tambahan gula.
2. Oatmeal Instan
Oatmeal instan cocok dijadikan menu sarapan atau makanan praktis selama berada di gunung. Cara penyajiannya juga mudah karena cukup menggunakan air panas.
Oat dikenal sebagai sumber karbohidrat dan serat. Selain itu, makanan ini juga mengandung sejumlah vitamin dan mineral, termasuk vitamin B, magnesium, serta mangan. Untuk menambah kandungan energi dan rasa, oatmeal bisa dikombinasikan dengan susu bubuk, buah kering, atau kacang-kacangan.
3. Susu Bubuk
Susu bubuk merupakan salah satu bahan makanan yang cukup praktis dibawa saat mendaki. Bobot dan volumenya lebih mudah diatur dibandingkan membawa susu cair dalam jumlah banyak.
Susu mengandung protein serta berbagai vitamin dan mineral, termasuk kalsium, kalium, dan fosfor. Kandungan tersebut dapat membantu melengkapi kebutuhan nutrisi selama perjalanan. Pendaki bisa mengonsumsinya sebagai minuman setelah makan atau ketika membutuhkan tambahan asupan selama berada di jalur.
BACA JUGA: Kehabisan Air Saat Mendaki? Kenali 5 Tanda Ada Sumber Air di Hutan
4. Dendeng
Dendeng dapat menjadi pilihan lauk praktis untuk pendakian karena memiliki bentuk yang relatif ringkas dan mudah disimpan.
Tersedia berbagai jenis dendeng, mulai dari daging sapi hingga ayam. Makanan berbahan dasar daging ini dapat menjadi sumber protein yang dibutuhkan tubuh. Agar lebih praktis, dendeng dapat dipadukan dengan nasi, oatmeal gurih, atau makanan pokok lainnya sebagai bagian dari menu pendakian.
5. Kopi dan Teh
Kopi dan teh menjadi minuman yang cukup populer di kalangan pendaki. Selain memberikan sensasi hangat ketika berada di gunung, keduanya mengandung kafein.
Kafein dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan rasa tetap terjaga pada sebagian orang. Hal ini bisa menjadi salah satu pertimbangan pendaki yang membutuhkan minuman untuk menemani aktivitas di gunung.
Meski demikian, kopi dan teh sebaiknya tidak dijadikan sebagai sumber energi utama. Pendaki tetap membutuhkan makanan bergizi dan air yang cukup selama perjalanan. Perlu diingat pula bahwa respons tubuh terhadap kafein berbeda-beda.
6. Kacang dan Biji-bijian
Kacang dan biji-bijian merupakan pilihan menarik sebagai camilan saat mendaki gunung. Ukurannya relatif kecil sehingga mudah dimasukkan ke dalam tas dan dikonsumsi ketika sedang beristirahat.
Kacang dan biji-bijian mengandung kombinasi nutrisi seperti lemak, protein, serat, vitamin, dan mineral. Kandungan tersebut membuatnya cocok dijadikan camilan untuk melengkapi asupan selama perjalanan.
Pendaki dapat memilih kacang tanah, almond, kacang mete, kuaci, atau membuat campuran kacang dan buah kering sebagai trail mix.
BACA JUGA: Takut Digigit Pacet Saat Mendaki? Ini 6 Cara untuk Menghindarinya
Membawa makanan saat mendaki gunung bukan hanya soal mengisi perut. Pendaki perlu mempertimbangkan kandungan nutrisi, berat makanan, daya tahan, kemudahan penyimpanan, serta kemudahan saat dikonsumsi.
Kombinasi sumber karbohidrat, protein, lemak, serta camilan berenergi dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh selama melakukan aktivitas fisik yang cukup berat.
Selain makanan, jangan lupa memastikan kebutuhan air minum tercukupi. Perencanaan bekal yang baik akan membuat perjalanan lebih nyaman sekaligus membantu pendaki menjaga kondisi tubuh sepanjang jalur pendakian.
(mc/mg)





