Mudik Lebaran 2026: Bejo Jahe Merah Hadirkan 147 Booth Anti Angin di Rest Area, Terminal, dan Destinasi Wisata

Bejo Jahe Merah

Mounture.com — Tingginya mobilitas masyarakat selalu menjadi ciri khas musim mudik Lebaran di Indonesia. Pada periode ini, berbagai jalur perjalanan antarkota dipenuhi kendaraan, sementara bandara, pelabuhan, stasiun, terminal, hingga rest area dipadati para pemudik yang melakukan perjalanan pulang kampung.

Selain itu, berbagai destinasi wisata di sejumlah daerah juga turut ramai oleh masyarakat yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berlibur bersama keluarga.

Melihat tingginya aktivitas masyarakat di berbagai titik tersebut, Bejo Jahe Merah kembali menghadirkan Booth Bejo Anti Angin di sejumlah lokasi strategis selama periode mudik hingga arus balik Lebaran 2026 yang berlangsung pada pertengahan hingga awal April 2026.

Kehadiran booth ini diharapkan dapat membantu para pemudik menjaga kondisi tubuh agar tetap hangat dan nyaman selama perjalanan yang panjang.

Head of OTC, Women Health and Natural Wellness Category PT Bintang Toedjoe, Andry Mahyudi, mengatakan perjalanan mudik sering kali membuat tubuh lebih rentan mengalami kelelahan hingga masuk angin.

Hal ini terutama terjadi ketika pemudik harus menempuh perjalanan jauh dengan waktu tempuh yang tidak menentu.

“Setiap musim mudik kita melihat bagaimana rest area, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga terminal bus menjadi titik penting bagi pemudik untuk berhenti sejenak dan memulihkan tenaga sebelum melanjutkan perjalanan. Karena itu kami menghadirkan Booth Bejo Anti Angin di berbagai titik tersebut agar pemudik bisa mendapatkan dukungan untuk menjaga kondisi tubuh selama perjalanan,” ujarnya.

BACA JUGA: Bejo Jahe Merah Dukung Mudik Gratis Jateng 2026, 32.000 Paket Dibagikan untuk Pemudik

Sebagai gambaran, pada mudik Lebaran 2025, total pergerakan masyarakat tercatat mencapai sekitar 146,48 juta orang. Angka tersebut menunjukkan lebih dari separuh populasi Indonesia melakukan perjalanan pada periode tersebut.

Lonjakan mobilitas ini berdampak pada meningkatnya kepadatan di berbagai titik transit, terutama rest area di jalur tol yang menjadi tempat singgah utama para pemudik.

Salah satu contohnya terjadi di Rest Area KM 207 Tol Palikanci yang mencatat lonjakan pengunjung hingga 210 persen selama periode mudik tahun lalu.

Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah rest area lainnya di jalur utama. Hal ini menunjukkan bahwa titik transit seperti rest area, terminal, dan pelabuhan memiliki peran penting sebagai tempat pemudik beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.

Pada musim mudik Lebaran 2026, Booth Bejo Anti Angin kembali hadir di 147 titik strategis yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Lokasi booth mencakup berbagai titik perjalanan yang ramai oleh masyarakat, seperti rest area di jalur tol utama, pelabuhan penyeberangan, terminal bus, booth di tengah kota, dan destinasi wisata populer.

Titik-titik tersebut tersebar di berbagai wilayah mulai dari Pulau Jawa, Sumatra, Bali, hingga Sulawesi.

Dengan adanya booth ini, para pemudik dapat beristirahat sejenak sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman maupun tempat tujuan wisata.

BACA JUGA: 5 Wisata Kuliner Khas Wonosobo yang Wajib Dicoba, Dari Mie Ongklok hingga Carica Dieng

Di beberapa lokasi tertentu, Bejo Jahe Merah juga menghadirkan Booth Bejo Anti Angin Spesial yang dilengkapi berbagai aktivitas untuk membantu mengatasi keluhan masuk angin selama perjalanan.

Beberapa fasilitas yang tersedia di antaranya pijat relaksasi, minuman hangat, produk Bejo. dan games interaktif. Aktivitas tersebut diharapkan dapat membantu pemudik kembali segar dan hangat setelah menempuh perjalanan panjang.

Bejo Jahe Merah dikenal memiliki kandungan jahe merah alami yang dapat membantu meredakan berbagai gejala masuk angin seperti perut kembung, mual, hingga badan terasa tidak nyaman.

Jahe merah mengandung senyawa aktif seperti gingerol, shogaol, dan zingerone yang memiliki sifat antioksidan serta antiinflamasi.

Kandungan ini dipercaya dapat membantu meredakan gejala masuk angin sehingga tubuh kembali terasa lebih nyaman dan perjalanan dapat dilanjutkan dengan lebih menyenangkan.

Andry Mahyudi menambahkan, kehadiran Booth Bejo Anti Angin merupakan bagian dari kampanye “Silaturahmi Jangan Putus, Masuk Angin Bejo Yang Urus”.

Melalui kampanye ini, Bejo Jahe Merah ingin menemani masyarakat Indonesia menjaga kesehatan selama perjalanan mudik agar tetap dapat menikmati momen berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

“Bagi banyak orang, mudik bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga momen penuh makna untuk berkumpul kembali dengan keluarga. Kami berharap kehadiran Booth Bejo Anti Angin dapat menjadi teman singgah bagi para pemudik agar mereka bisa melanjutkan perjalanan dengan kondisi tubuh yang lebih nyaman tanpa masuk angin,” tutupnya.

(mc/ril)