Canon Luncurkan Program “Daur Sampah Jadi Bermakna”, Botol Tinta Disulap Jadi Meja Belajar

CSR Canon Indonesia

Mounture.com — Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, Canon melalui PT Datascrip resmi meluncurkan program CSR bertajuk “Daur Sampah Jadi Bermakna”.

Program ini mengajak masyarakat untuk mengumpulkan botol tinta plastik bekas yang nantinya diolah menjadi meja tulis lipat fungsional.

Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada pengurangan sampah plastik, tetapi juga mendukung akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Program ini dijalankan bersama ATMI Recycle Studio serta didukung oleh Lembaga Daya Dharma Keuskupan Agung Jakarta.

Menurut Monica Aryasetiawan, Canon Business Unit Director PT Datascrip, program ini menjadi langkah nyata dalam menjaga lingkungan sekaligus membantu anak-anak yang membutuhkan.

“Inilah bukti nyata kepedulian terhadap kelestarian bumi sekaligus menghadirkan harapan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera,” ujarnya.

BACA JUGA: LRT Jabodebek Layani 139.874 Penumpang saat Long Weekend May Day 2026, Dukuh Atas Jadi Titik Terpadat

Untuk memudahkan partisipasi masyarakat, Canon dan PT Datascrip menyediakan titik pengumpulan botol tinta bekas di berbagai kota besar, antara lain:

– Jakarta: Kemayoran, Mangga Dua
– Tangerang: BSD, Alam Sutera, Tangcity
– Bogor & Bekasi: pusat perbelanjaan dan service center
– Bandung: Canon Image Square dan service center
– Kota lain: Semarang, Surabaya, Bali, Medan, Padang, Palembang, Balikpapan, Makassar, Manado

Masyarakat cukup membawa botol tinta plastik bekas ke lokasi-lokasi tersebut untuk didaur ulang.

Botol tinta yang terkumpul akan diproses menggunakan teknologi daur ulang oleh ATMI Recycle Studio. Hasil akhirnya berupa meja tulis lipat yang akan didistribusikan melalui jaringan LDD-KAJ kepada anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Program ini menjadi solusi berkelanjutan yang menggabungkan pengelolaan limbah plastik dengan kebutuhan pendidikan.

Melalui program ini, Canon menunjukkan bahwa inovasi tidak hanya berhenti pada produk, tetapi juga mencakup tanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial.

Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen Canon dalam menciptakan siklus hidup produk yang lebih ramah lingkungan dan berdampak positif bagi masyarakat Indonesia.

(mc/pd)