Ini Kelebihan Penggunaan Nitrogen untuk Ban

  • 14 January 2020 13:12

(Mounture.com) — Menjaga kondisi ban agar selalu prima, akan membuat perjalanan semakin nyaman, karena laju kendaraan akan senantiasa mulus. Selain memperhatikan kualitas dan masa kadaluarsa ban luar, rutin mengecek dan mengganti angin ban adalah hal yang penting.

Agar performa ban semakin baik dan tahan lama, maka disarankan untuk menggunakan nitrogen saat mengisi angin. Pasalnya, mengisi angin ban dengan nitrogen akan terasa perbedaanya. Berikut ini beberapa kelebihan dari menggunakan nitrogen ketimbang angin biasa seperti dilansir dari laman Wahana Motor, baru-baru ini.

1. Meminimalisir kebocoran ban,

Nitrogen memiliki kandungan partikel molekul yang ukurannya lebih besar jika dibandingkan dengan angin biasa. Partikel yang lebih besar, akan susah keluar dari pori-pori ban. Efeknya, kebocoran angin ban akan sangat minimal, dibandingkan partikel kecil dari angin biasa. Tekanan angin di dalam ban pun cenderung lebih stabil

2. Tekanan optimal bikin irit BBM,

Besarnya molekul pada nitrogen, membuat tekanan ban lebih optimal, karena molekul tidak mudah bocor melalui pori-pori. Tekanan yang kuat dan stabil ini, akan memudahkan kinerja mesin saat memacu motor. Namun, jika tekanan tidak kuat dan stabil, ban akan menjadi lembek karena kebocoran angin.

Ban yang tekanannya tidak optimal, membutuhkan tenaga yang lebih untuk bisa bergerak. Penggunaan tenaga yang berlebih ini, pada akhirnya akan membutuhkan bahan bakar yang lebih banyak. Tentunya, penggunaan bahan bakar akan menjadi lebih boros.

Sedangkan tekanan optimal pada ban, mampu menghemat bahan bakar hingga 3 persen lebih. Selain itu, tekanan kuat juga akan menambah daya cengkram roda dengan aspal. Kontrol pada kemudi pun akan menjadi semakin baik dan terhindar dari kecelakaan.

3. Resiko ban meledak yang minim,

Dibandingkan oksigen yang digunakan pada angin ban yang biasa, nitrogen memiliki suhu yang jauh lebih rendah. Hal ini akan berimbas pada kondisi di dalam ban yang akan lebih stabil dan risiko meledak karena kepanasan bisa diminimalisir.

4. Lebih tahan lama,

Dengan suhu yang stabil, nitrogen jauh lebih awet hingga satu bulan jika dibandingkan angin biasa. Perbedaan partikel pada nitrogen dan angin biasa, juga berpengaruh pada proses oksidasi pada ban.

Partikel pada oksigen lebih mudah memicu adanya proses oksidasi, dan hal ini bisa membuat ban cepat rusak. Sementara nitrogen merupakan udara yang sudah terfilter atau tersaring secara alami, jadi tidak mengalami proses oksidasi. (MC/RIL)

Foto: dok. franchiseglobal.com