Bali Gapura Marina Resmi Beroperasi, Kapasitas 75 Yacht Siap Dukung Wisata Maritim Indonesia

  • 30 July 2026 07:01

Bali Gapura Marina

Mounture.com — PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL) bersama PT Marina Development Indonesia (MDI) resmi mengoperasikan Dock B dan Dock C Bali Gapura Marina di kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), Pelabuhan Benoa, Bali.

Pengoperasian dua dock ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan marina berstandar internasional yang ditujukan untuk mendukung industri yachting nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata maritim kelas dunia.

Saat ini, Bali Gapura Marina telah mampu melayani hingga 75 yacht, termasuk superyacht berukuran 200 kaki (200 feet). Ke depan, kapasitas marina akan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai 180 yacht setelah seluruh proyek pengembangan lima dock selesai pada 2027.

Direktur Utama PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Faruq Hidayat, mengatakan pengembangan Bali Gapura Marina merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan marina tourism hub berkelas dunia dengan mengedepankan kualitas layanan, keberlanjutan, dan teknologi modern.

Menurutnya, keberadaan marina ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing Indonesia di sektor wisata maritim global sekaligus menjadi model pengembangan marina berstandar internasional di berbagai wilayah Indonesia.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Marina Development Indonesia, Ulf Backlund, menjelaskan bahwa Bali Gapura Marina tidak hanya dibangun sebagai tempat sandar kapal, tetapi juga sebagai ekosistem marina yang mendukung pertumbuhan industri yachting secara berkelanjutan.

BACA JUGA: Mau Mendaki Gunung Sindoro via Watu Lunyu? Simak Syarat Terbarunya

Bali Gapura Marina menghadirkan berbagai fasilitas yang dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi pemilik maupun operator yacht.

Beberapa fasilitas unggulan yang telah tersedia meliputi:

– Dock dengan pedestal berstandar internasional untuk pasokan listrik dan air bersih.
– Welcome Station sebagai pusat layanan kedatangan dan keberangkatan.
– Layanan Travel & Concierge.
– Tenant Lounge.
– Layanan CIQP (Customs, Immigration, Quarantine and Port Authority).
– Fasilitas check-in dan check-out seaplane.

Salah satu inovasi terbaru adalah Captain’s Self Check-In & Check-Out CIQP, layanan pertama di Indonesia yang memungkinkan kapten maupun pemilik yacht mengurus proses administrasi kedatangan dan keberangkatan secara mandiri melalui sistem digital.

Melalui sistem one-stop service tersebut, seluruh dokumen dapat diajukan secara elektronik sebelum kapal tiba sehingga proses clearance bersama Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, dan Otoritas Pelabuhan menjadi lebih cepat, efisien, serta transparan.

BACA JUGA: Masih Ragu Solo Traveling? Ini 5 Alasan Perempuan Harus Berani Mencobanya

Pengembangan Bali Gapura Marina belum berhenti pada pembangunan dock. Ke depan, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti yacht club, yacht service station, area ritel, fasilitas lifestyle, hingga premium entertainment.

Seluruh fasilitas tersebut menjadi bagian dari pengembangan kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) yang diharapkan mampu menarik lebih banyak kunjungan yacht domestik maupun internasional.

Selain meningkatkan sektor pariwisata, proyek ini juga diproyeksikan memberikan dampak positif terhadap industri hospitality, logistik maritim, serta pelaku UMKM di sekitar kawasan Pelabuhan Benoa.

Melalui sinergi antara PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan PT Marina Development Indonesia, Bali Gapura Marina diharapkan menjadi salah satu marina terbaik di kawasan Asia Pasifik sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata maritim unggulan.

(mc/pd)