Pendaki Gunung, Musim Hujan, dan Potensi Bahaya

dok. Pixabay

Mounture.com — Saat ini musim hujan telah memasuki puncaknya, bahkan kini beberapa daerah banyak mengalami bencana akibat cuaca ekstrim yang melanda. Mulai dari banjir, hingga tanah longsor banyak melanda daerah-daerah di Indonesia.

Terkait musim hujan, beberapa gunung di Indonesia pun telah melakukan penutupan kegiatan pendakian di awal tahun kemarin. Sebabnya karena potensi bahaya yang bisa mengancam nyawa pendaki gunung ketika melakukan pendakian di tengah musim hujan.

Saat musim hujan, cuaca-cuaca di gunung terbilang cukup ekstrim dan berpotensi bahaya. Seperti badai, ataupun petir yang bisa membahayakan. Oleh karenanya, pendaki gunung pun diminta untuk menunda pendakian ke gunung di saat cuaca esktrim dan tidak menentu seperti saat ini.

Kendati demikian, masih ada beberapa gunung yang membuka jalur pendakiannya dikarenakan cuaca di wilayah gunung tersebut masih terbilang kondusif untuk dilakukan pendakian. Namun, ketika cuaca sudah tidak menentu sudah pasti pihak pengelola akan melakukan penutupan kegiatan pendakian.

Namun, bukan berarti pembukaan jalur pendakian di beberapa gunung tersebut ketika musim hujan seperti sekarang ini tidak memiliki potensi bahaya. Jelas potensi bahaya tetap ada, seperti terserang hipotermia, atau terkena badai di atas puncak secara tiba-tiba tanpa terduga.

Alangkah bijaknya, ketika musim hujan seperti ini menunda pendakian dilakukan, demi keselamatan diri sendiri, juga orang lain. Mendakilah ketika cuaca sudah cukup memungkinkan, setidaknya tahan ego untuk mendaki gunung hingga waktu yang tepat. (MC/DC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.