0

Mengenal Sunrise Camp di Gunung Sindoro

  • 27 Desember 2019 06:55

(Mounture.com) — Bicara mengenai kegiatan pendakian ke gunung, pastinya yang terlintas di benak kita adalah perjuangan dalam melakukan perjalanan mencapai puncak atau atas gunung. Selain itu, pesona alam yang indah juga bakal menjadi impian para pendaki gunung.

Adapun salah satu gunung yang memiliki pesona alam yang cukup menarik untuk dikunjungi adalah Gunung Sindoro. Di gunung dengan ketinggian 3.136 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu ada salah satu spot menarik yang sangat disukai para pendaki gunung tersebut.

Yaitu camp terakhir yang sering disebut Sunrise Camp. Lokasi ini merupakan camp terakhir yang diijinkan oleh pengelola Gunung Sindoro di Temanggung, Jawa Tengah yang terletak kurang lebih sekitar 30 menit dari Pos 3 dan berada di ketinggian 2.423 mdpl.

Di Sunrise Camp ini memiliki lokasi yang cukup luas untuk menampung puluhan tenda pendaki, serta berada di area terbuka sehingga pemandangan yang disajikan di lokasi ini jika cuaca cerah terbilang cukup bagus. Namun, karena lokasinya yang terbuka, jadi kurang aman jika terjadi badai.

Dari Sunrise Camp ini, pendaki akan disuguhkan pemandangan Gunung Sumbing dan di sisi timur terlihat Gunung Merapi, Merbabu, Lawu, Andong dan Telomoyo. Di sisi utara, pendaki juga bisa melihat Gunung Ungarang serta Gunung Prau di sisi barat.

Sesuai dengan nama sebutannya, pemandangan kala matahari terbit jelas terlihat, sangat cantik di sela-sela deretan gunung yang nampak.

Kendati demikian, di lokasi ini para pendaki juga diminta untuk waspada akan serangan babi hutan ketika malam hari. Di Sunrise Camp ini, keberadaan babi hutan disebut cukup banyak dan biasanya pun kawanan babi hutan ini tidak takut dengan manusia.

Penduduk lokal setempat pun menyarankan agar ketika melakukan camp di lokasi Sunrise Camp supaya lebih dari 10 tenda dengan posisi tendanya berdekatan dan jangan berpencar. Pasalnya, jika posisi tenda berpencar maka risiko diserang babi hutan lebih tinggi.

Lantas bagaimana jika tenda kurang dari 10? Penduduk setempat menyarankan jika jumlah tenda kurang dari 10, maka lebih baik bermalam di Pos 3 saja karena lebih aman.

Selain tenda berkelompok, untuk menghindari serangan babi hutan bisa dengan cara membungkus sampah makanan dengan rapat dan merapikan alat masak, jika diperlukan masukkan kedalam tenda.

Bisa juga dengan membuat perapian, namun hati-hati dengan risiko kebakaran yang mungkin terjadi, yang terpenting area tenda harus bebas sampah yang berserakan. Dan jangan lupa untuk membawa kembali sampahmu, karena gunung bukan tempat sampah. (MC/RIL)

Foto: dok. Instagram/@derydeeey